Walaupun kondisi yang memprihatinkan yang dialami oleh warga desa Compang Longgo, mereka bertekad untuk selalu mendukung pembangunan di Manggarai Barat sebagai lokasi Wisata Premium.
"Kami tetap berkomitmen untuk mendukung proses pembangunan infrastruktur di Manggarai Barat tercinta ini, kami sangat mendukung upaya Pemerintah dalam pengembangan wilayah Manggarai Barat untuk kesejahteraan umum".
"Kami tidak akan terpancing dengan isu-isu provokatif dari pihak manapun. Harapan kami Pemerintah dapat memperbaiki bendungan penampung irigasi, agar aktivitas pertanian kami dapat berjalan lagi, dan yang paling utama adalah menyediakan air bersih. Tegas kedua tokoh masyarakat Desa Compang Longgo.
Di kesempatan terpisah Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, M.Kes saat dimintai keterangan oleh Tim media ini Sabtu (22/10/3022) berterima kasih kepada masyarakat Desa Compang Longgo atas partisipasi dalam proses pembangunan di Manggarai Barat.
"Kami akan menyikapi kebutuhan masyarakat khususnya ketersediaan air bersih dan sarana irigasi areal pertanian, sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas pertanian dengan baik. tetap menjaga dan ciptakan situasi dan kondisi ketertiban masyarakat yang selama ini telah tercipta, sehingga tujuan menjadikan Kabupaten Manggarai Barat sebagai destinasi wisata nasional dan mancanegara tercapai," Pintanya.
Respon terhadap pengeluhan yang dialami oleh masyarakat Desa Compang Longgo, pihak dari perusahaan tambang Galian C yang melakukan aktifitas tambang di Sungai Wae Mese yakni perwakilan dari CV. Tiara Mas, mereka berjanji akan melakukan normalisasi daerah aliran sungai bersama dengan perusahaan lainnya, sehingga kerusakan pada lingkungan DAS tidak terjadi lagi. (in)*