Namun komplotan pelaku makin sulit dihubungi dan meminta korban tetap menyetorkan sejumlah dana sesuai instruksi. Kecurigaan korban terbukti ketika pelaku tak lagi membalas pesan pribadi korban. Ia kemudian dikeluarkan dari grup dan nomornya diblokir para pelaku.
Korban menderita kerugian lebih dari Rp 5.000.000, dia juga bertemu korban lainnya setelah membuat thread di Twitter.
Artikel Terkait
Vokasi dan Akademik, Intip Perbedaaannya Yuk Biar tak Salah Pilih Pendidikan
Kominfo Beberkan Modus Penipuan WA Kuras Rekening
Hasil Tes PISA, 70 Persen Anak Indonesia Memiliki Tingkat Literasi Minimum.
Terdakwa Hadirkan Dua Orang Ahli untuk Ringan Kasus Mario Dandi