Hadiri Pentahbisan Imam Baru, Wagub Nae Soi: Mari Kita Bersinergi Bangun NTT

photo author
Gabriel Putra, Ide Nusantara
- Selasa, 11 Oktober 2022 | 05:46 WIB
Misa tahbisan imam baru Keuskupan Agung Kupang di Gereja Katolik Santo Yosef Pekerja Penfui, Kupang, Senin (10/10/2022). Foto (Istimewa)
Misa tahbisan imam baru Keuskupan Agung Kupang di Gereja Katolik Santo Yosef Pekerja Penfui, Kupang, Senin (10/10/2022). Foto (Istimewa)

Idenusantara.com - Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi (JNS) menghadiri acara misa tahbisan imam baru Keuskupan Agung Kupang di Gereja Katolik Santo Yosef Pekerja Penfui, Kupang, Senin (10/10/2022).

Dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Monsinyur Piero Pioppo didampingi Uskup Agung Kupang Monsinyur Petrus Turang tersebut, ditahbiskan 19 orang imam baru yang terdiri dari 16 imam baru diosesan keuskupan Agung Kupang dan 3 imam baru dari ordo CMF (Cordis Mariae Filii) atau Konggragasi Misionaris Claretian.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub JNS memberikan apresiasi kepada para imam baru yang telah memilih hidup selibat dalam pelayanan kepada gereja, umat dan masyarakat.

Baca Juga: Rakor Bersama BPS Ende; Bupati Djafar Minta Petugas Regsosek 2022 Professional

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan selamat dan profisiat kepada para imam baru yang telah mengambil keputusan untuk melayani Tuhan dan sesama dalam hidup selibat. Mari kita bersinergi untuk mewujdukan kesejahteraan masyarakat dan umat di NTT,"jelas Wagub dalam sambutan singkatnya.

Sementara itu, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dalam renungannya pada perayaan misa, mengungkapkan kegembiraan karena bisa mengunjungi Kota Kupang untuk kedua kalinya. Monsinyur Piero juga memberikan apresiasi yang besar atas tanggapan orang muda Indonesia khususnya di Timor terhadap panggilan Tuhan untuk menjadi imam.

"Peristiwa pentahbisan hari ini merupakan kebahagian bagi gereja lokal dan misioner. Para imam baru harus mampu memberikan pelayanan kepada Tuhan dan sesama dalam masa sulit ini. Jaga kepercayaan teguh dalam Tuhan, jadilah imam untuk selama-lamanya. Maju terus dalam Tuhan, tidak boleh pikir lagi ke belakang dan kembangkanlah karya-karya Tuhan di tengah umat dan masyarakat," kata Monsinyur Piero.

Baca Juga: Puluhan Petugas Pendataan Regsosek 2022 Hadiri Bimtek dari BPS Matim

Sementara itu, Uskup Agung Kupang meminta para imam baru untuk membawa damai kepada dunia.

"Para imam baru harus menghadirkan damai kepada dunia. Membawa cinta kasih kepada dunia. Harus memberikan hidup kepada dunia. Karena itu hendaklah selalu rendah hati dalam pelayanan. Harus menjadi mercusuar untuk kebaikan dunia,"pesan Uskup Agung Kupang.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua dan anggota DPRD NTT, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT, penjabat Walikota Kupang, Bupati Alor, para imam, biarawan/biarawati, ribuan umat dan undanganlainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gabriel Putra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB
X