Oleh : Maria Putriliana Gamul ( Mahasiswi Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021B )
Seandainya kita tak bertemu.
Menjalin hubungan dengan harapan selalu bersama
Mungkin rasa sakit di hati tak akan seperti duri yang tajam dan menusuk di dada ini.
Tapi, ternyata semuanya salah.
Aku sejenak berpikir.
Apa yang telah terjadi.
Iya, ini sudah terjadi.
Menyesal bukan?
Aku sungguh menyesal.
Kenapa harus mencintai dirimu sedalam lautan.
Sehingga aku lupa bahwa dirimu hanyalah angin yang berhembus sesaat.
Aku menyadarinya.
Bahwa cinta yang tulus tidak akan dibalas jika seseorang tidak menghargai cinta yang besar.
Rasa menyesal ini membuat diriku sadar.
Aku tidak ingin mencintai tapi aku butuh dicintai.
Baca Juga: Dubes Italia Kunjungi Kota Kupang Bahas Pariwisata dan Pengembangan Kota
Maria Putriliana Gamu
Artikel Terkait
Cerpen : Tangisan Dalam Diam
CERPEN: Tentang Kado Terindah
CERPEN : Arti Kehilanganmu