NTT, idenusantara.com - Pelebaran jalan Trans Nasional, Ruteng - Labuan Bajo di Desa Cireng, Kabupaten Manggarai, NTT, yang dikerjakan sejak 2024 oleh PT AKAS belum juga tuntas. Hal tersebut membuat sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kemacetan panjang di jalan tersebut.
Pantauan idenusantara.com, Rabu (29/1/2025), pelebaran Jalan Raya Trans Nasional Ruteng - Labuan Bajo yang dikerjakan PT AKAS, dengan anggaran yang fantastis itu hanya baru dilakukan di bidang-bidang tertentu.
Salah satu pengguna jalan, yang melintas di jalan tersebut yaitu Yunus (29) mengatakan, proyek pelebaran jalan yang tak kunjung selesai itu menyebabkan kemacetan apalagi di jam-jam sibuk seperti antar penumpang ke Labuan Bajo.
"Kalau jam sibuk pergi dan pulang antar penumpang, arus lalu lintas di wilayah Desa Cireng sangat parah. Kalau motor masih bisa menyalip melalui jalan yang sudah dilebarkan," kata dia ketika ditemui di lokasi.
Tak hanya itu, Yunus juga mengungkapkan di sisi jalan banyak sekali tumpukan batu dan tanah bekas galian yang tidak tertata dengan baik sepanjang jalan yang dilebar.
"Sepanjang jalan yang sudah dilebarkan itu full dengan tumpukan batu dan tanah,"ucapnya.
Sementara itu, warga lainnya yaitu Rikar menyayangkan proyek pelebaran jalan yang sudah hampir enam bulan berjalan tak kunjung rampung.
"Warga sangat mendukung pelebaran jalan ini, karena selama ini selalu macet. Aktifitas warga juga terganggu karena untuk pergi jarak dekat saja ikut kena macet. Kami berharap agar pemerintah bisa merespon dengan cepat atas hal ini, mengingat proyek jalan tersebut sudah tidak jelas sejak tahun 2024 lalu," ungkap Rikar
Menurut informasi yang diterima media ini dari sumber terpercaya, kalau proyek jalan Trans Nasional Ruteng - Labuan Bajo dikerjakan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa (AKAS) sepanjang 130 KM dengan pagu anggaran yang fantastis sebesar Rp125 Milliar.
Artikel Terkait
Polisi Buru Warga Negara Asing China. Simak Penjelasannya?
Pemerintah Siapkan Skema Program Bantuan Bagi Nelayan Terdampak Pagar Laut
Kota Jakarta Kembali Terendam Banjir
Presiden Prabowo Perintahkan Penyelidikan Tuntas Pagar Laut di Tangerang
Menteri UMKM: Akan ada Rp8 miliar dana berputar di masing-masing desa di Seluruh Indonesia
Menteri UMKM Dorong Transformasi KAHMI Menuju Gerakan Kewirausahaan
Pemerhati: Mutasi ASN Tak Boleh Dilakukan Sewenang-wenang
Gubernur NTT Melki Laka Lena Akan Meresmikan RSP Amfoang Besok, Solusi Kesehatan Bagi Warga Terpencil
Akses Jalan di Wae Rasan Terjadi Longsor, Masyarakat Berharap BPBD Matim Segera Merespon
Terlibat Penyalahgunaan Narkotika, Pedagang Ikan Keliling Diamankan Polisi