Proyek Milik PT AKAS Jalan Trans Nasional Ruteng Labuan Bajo Ruas Jalan Cireng - Poang - Golo Lajar Tak Kunjung Selesai

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Kamis, 30 Januari 2025 | 06:24 WIB
Jalan Trans Nasional ruteng - labuan bajo yang dikerjakan oleh PT. Akas yang tak kunjung selesai (Foto: carles marsoni)
Jalan Trans Nasional ruteng - labuan bajo yang dikerjakan oleh PT. Akas yang tak kunjung selesai (Foto: carles marsoni)

NTT, idenusantara.com - Pelebaran jalan Trans Nasional, Ruteng - Labuan Bajo di Desa Cireng, Kabupaten Manggarai, NTT, yang dikerjakan sejak 2024 oleh PT AKAS belum juga tuntas. Hal tersebut membuat sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kemacetan panjang di jalan tersebut.

Pantauan idenusantara.com, Rabu (29/1/2025), pelebaran Jalan Raya Trans Nasional Ruteng - Labuan Bajo yang dikerjakan PT AKAS, dengan anggaran yang fantastis itu hanya baru dilakukan di bidang-bidang tertentu.

Salah satu pengguna jalan, yang melintas di jalan tersebut yaitu Yunus (29) mengatakan, proyek pelebaran jalan yang tak kunjung selesai itu menyebabkan kemacetan apalagi di jam-jam sibuk seperti antar penumpang ke Labuan Bajo.

"Kalau jam sibuk pergi dan pulang antar penumpang, arus lalu lintas di wilayah Desa Cireng sangat parah. Kalau motor masih bisa menyalip melalui jalan yang sudah dilebarkan," kata dia ketika ditemui di lokasi.

Sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kemacetan panjang di jalan tersebut yang  hampir berjalan kurang lebih enam bulan sejak tahun 2024
Sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kemacetan panjang di jalan tersebut yang hampir berjalan kurang lebih enam bulan sejak tahun 2024 (Foto: carles marsoni)

Tak hanya itu, Yunus juga mengungkapkan di sisi jalan banyak sekali tumpukan batu dan tanah bekas galian yang tidak tertata dengan baik sepanjang jalan yang dilebar. 

"Sepanjang jalan yang sudah dilebarkan itu full dengan tumpukan batu dan tanah,"ucapnya.

Sementara itu, warga lainnya yaitu Rikar menyayangkan proyek pelebaran jalan yang sudah hampir enam bulan berjalan tak kunjung rampung.

"Warga sangat mendukung pelebaran jalan ini, karena selama ini selalu macet. Aktifitas warga juga terganggu karena untuk pergi jarak dekat saja ikut kena macet. Kami berharap agar pemerintah bisa merespon dengan cepat atas hal ini, mengingat proyek jalan tersebut sudah tidak jelas sejak tahun 2024 lalu," ungkap Rikar

Menurut informasi yang diterima media ini dari sumber terpercaya, kalau proyek jalan Trans Nasional Ruteng - Labuan Bajo dikerjakan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa (AKAS) sepanjang 130 KM dengan pagu anggaran yang fantastis sebesar Rp125 Milliar.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X