Sebina ibu Rensiana menuturkan bahwa untuk memperoleh makan sehari-hari agak susah.Mana lagi untuk makan anaknya hanya makan nasi saja yang dicampur air. Rensiana kadang tidak bisa mengunyah sehingga nasinya harus dihaluskan.Untuk kami orang tuanya kadang harus makan jagung untuk menyambung hidup.
Baca Juga: Gereja Yang Layak, Kerinduan Umat Stasi Munda di Pedalaman Manggarai Timur
“Kami ikhlas merawat anak kami.Untuk makan sehari-hari anak kami hanya bisa makan nasi yang sudah di haluskan, kalau yang kasar dia kadang sangat susah mengunyahnya. Saya kadang merasa lelah, namun karna sayang anak terpaksa apapun itu harus kami lakukan,” tutur Sebina penuh nada haru.
Pasangan lansia ini sangat mengharapkan uluran tangan kasih penuh peduli yang mau melihat kondisi serta mau menolong mereka, baik dari pemerintah maupun orang baik. Mereka hanya berharap ada keajaiban dari Yang Maha Kuasa lewat tangan-tangan orang baik yang mau peduli membantu dan ikut merasakan penderitaan mereka.