Benarkah Rokok Kalahkan Gabungan Belanja Daging, Telur, dan Susu? Ini Fakta Data BPS 2026

photo author
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:03 WIB
Ilustrasi rokok
Ilustrasi rokok

3.Daging

Rp40.352

Gabungan daging, telur, dan susu

Rp85.267

Berdasarkan perbandingan tersebut, pengeluaran untuk rokok dan tembakau masih melampaui gabungan pengeluaran untuk tiga kelompok pangan tersebut.

Namun, angka ini merupakan rata-rata pengeluaran penduduk secara nasional. Data tersebut tidak berarti setiap orang mengeluarkan uang untuk membeli rokok atau memiliki pola belanja yang sama.

Bagaimana Kondisi Pengeluaran Rokok di Perdesaan?

Perbedaan alokasi pengeluaran juga terlihat di wilayah perdesaan. Berdasarkan data yang dihimpun dari publikasi BPS, rata-rata pengeluaran rokok dan tembakau di perdesaan mencapai Rp100.951 per kapita per bulan.

Sebagai perbandingan, pengeluaran untuk daging tercatat Rp26.046, telur dan susu Rp38.016, serta buah-buahan Rp37.563 per kapita per bulan.

Angka tersebut menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran rokok dan tembakau di perdesaan hampir empat kali lipat pengeluaran untuk daging.

Meski demikian, perbandingan pengeluaran tidak secara langsung menggambarkan jumlah makanan yang dikonsumsi, tingkat kecukupan gizi, atau kondisi kesehatan setiap rumah tangga. Untuk menilai kondisi tersebut, diperlukan data tambahan mengenai konsumsi pangan, pendapatan, dan karakteristik rumah tangga.

Apa Artinya bagi Pemenuhan Gizi Masyarakat?

Data pengeluaran ini menjadi salah satu gambaran mengenai bagaimana anggaran konsumsi masyarakat terbagi di antara berbagai kelompok komoditas.

Di tengah upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting, pemenuhan kebutuhan pangan bergizi tetap menjadi perhatian. Daging, telur, dan susu merupakan beberapa sumber protein serta zat gizi yang dibutuhkan tubuh, meskipun kebutuhan gizi dapat dipenuhi melalui beragam jenis pangan.

Besarnya rata-rata pengeluaran untuk rokok dibandingkan beberapa kelompok pangan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi mengenai pola konsumsi rumah tangga. Namun, data pengeluaran saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa belanja rokok secara langsung menyebabkan rendahnya pemenuhan gizi atau meningkatkan angka stunting.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X