nasional

Dari Pengkritik Jadi Orang Istana, Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:48 WIB
Ilustrasi: Rocky Gerung

Posisi baru tersebut mempertemukan dua hal yang selama ini melekat pada dirinya: pengalaman sebagai pengamat dari luar pemerintahan dan kesempatan memberikan pertimbangan langsung kepada Presiden.

Namun, Rocky menegaskan bahwa perubahan posisi tersebut tidak otomatis mengubah sikapnya.

“Ya kan cuma pindah. Saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap,” kata Rocky setelah dilantik.

Baca Juga: Jejak Karier Suyudi Ario Seto, dari Polda Metro Jaya hingga Disetujui Jadi Kapolri

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Rocky melihat peralihan tersebut terutama sebagai perubahan posisi, bukan perubahan cara pandang.

Pernah Berbincang dengan Prabowo di Istana

Sebelum dilantik sebagai Wantimpres, Rocky juga pernah terlihat berbincang dengan Prabowo di Istana.

Pada 27 April 2026, Rocky hadir di Istana Negara dalam agenda pelantikan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Setelah acara tersebut, Rocky sempat berbincang dengan Prabowo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ketika itu, Rocky mengatakan bahwa dirinya sudah lama mengenal Prabowo dan pernah menjadi rekan diskusi.

Pertemuan tersebut kemudian menjadi salah satu momen yang kembali diperhatikan setelah Rocky akhirnya masuk ke dalam struktur Wantimpres.

Kini Berada di Dalam Lingkaran Istana

Pelantikan sebagai Wantimpres mengubah posisi Rocky secara kelembagaan.

Jika sebelumnya ia menyampaikan analisis dan kritik melalui ruang publik, kini Rocky memiliki tugas resmi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Menurut Rocky, Wantimpres tidak bekerja untuk menangani persoalan teknis pemerintahan sehari-hari. Ia menyebut Presiden Prabowo menekankan bahwa Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis.

“Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis,” kata Rocky seusai pelantikan.

Halaman:

Tags

Terkini