nasional

Jangan Lengah! Usai Karhutla, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Ini Prediksinya.

Jumat, 23 Oktober 2026 | 12:42 WIB
Ilustrasi: Ancaman Banjir dan Longsor

2. November 2026 - 185 ZOM

Memasuki November, wilayah yang mulai mengalami musim hujan diperkirakan semakin meluas. Daerah tersebut meliputi sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

3. Desember 2026 - 266 ZOM

Pada Desember, musim hujan diprediksi mulai berlangsung di sejumlah wilayah lainnya, termasuk sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua Selatan.

Perbedaan jadwal tersebut menunjukkan bahwa awal musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia. Masyarakat di setiap daerah perlu mengikuti pembaruan informasi BMKG untuk mengetahui perkiraan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.

Durasi Musim Hujan Diprediksi Lebih Pendek

Meski kedatangannya diperkirakan lebih lambat, BMKG juga menyoroti karakteristik musim hujan 2026–2027 yang berpotensi berbeda dari kondisi normal.

Baca Juga: Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2026? Simak Aturan Upah dan Faktor yang Menentukan Besarannya

Berdasarkan prakiraan BMKG, durasi musim hujan diperkirakan lebih singkat daripada biasanya di 482 Zona Musim (ZOM), atau sekitar 51,90 persen wilayah yang dipetakan.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena musim hujan yang lebih pendek tidak serta-merta berarti risiko cuaca ekstrem berkurang. Intensitas hujan dan distribusinya tetap dapat berbeda antardaerah, sehingga kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, maupun kekeringan perlu disesuaikan dengan kondisi setempat.***

Halaman:

Tags

Terkini