IDE NUSANTARA.COM - Dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berdampak pada 103 siswa.
Berdasarkan data terakhir pada Jumat, 23 Oktober 2026, sebagian besar siswa telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang secara bertahap, sementara satu siswa masih membutuhkan rawat inap.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa.
Baca Juga: Heboh! 98 Kasus Korporasi Karhutla Naik Penyidikan, Kapolri Ungkap Ada Keterlibatan Pihak Asing
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 21 Oktober 2026, setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah.
Sejumlah siswa kemudian mengalami gejala berupa pusing, mual, dan sakit perut sehingga harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua.
Hingga Jumat, belum ada pembaruan resmi yang memastikan perubahan jumlah siswa terdampak maupun kondisi terbaru pasien yang masih dirawat.
103 Siswa Ditangani, Biaya Pengobatan Ditanggung Pemkab Bogor
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan penanganan kesehatan seluruh siswa yang terdampak dugaan keracunan MBG tersebut.
Baca Juga: APBN Siapkan Rp1.300 Triliun pada Akhir 2026, Ini Fokus Belanja Pemerintah Prabowo
“Kami memastikan bahwa siswa-siswi mendapatkan penanganan medis yang terbaik, yang tercepat dan tentunya semua biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Sebagian besar siswa dilaporkan berada dalam kondisi stabil setelah menjalani pemeriksaan dan observasi medis. Mereka kemudian diperbolehkan pulang secara bertahap sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Meski demikian, satu siswa masih terindikasi membutuhkan perawatan inap berdasarkan laporan penanganan awal. Pemerintah daerah terus memprioritaskan pemulihan kesehatan para siswa yang terdampak.
Penyebab Dugaan Keracunan MBG Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Artikel Terkait
Buruan Daftar! Indomaret Cabang Flores Buka Lowongan Store Crew di Ngada, Lulusan SMA/SMK Bisa Melamar
TPG Guru Honorer Mulai Cair Oktober 2026, Cek Besaran Tunjangan dan Syarat Penerimanya
Fresh Graduate Bisa Melamar! SuperTop Supermarket Kupang Buka Rekrutmen Bartender hingga 28 Oktober
APBN Siapkan Rp1.300 Triliun pada Akhir 2026, Ini Fokus Belanja Pemerintah Prabowo
Heboh! 98 Kasus Korporasi Karhutla Naik Penyidikan, Kapolri Ungkap Ada Keterlibatan Pihak Asing