2. November 2026 - 185 ZOM
Memasuki November, wilayah yang mulai mengalami musim hujan diperkirakan semakin meluas. Daerah tersebut meliputi sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
3. Desember 2026 - 266 ZOM
Pada Desember, musim hujan diprediksi mulai berlangsung di sejumlah wilayah lainnya, termasuk sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua Selatan.
Perbedaan jadwal tersebut menunjukkan bahwa awal musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia. Masyarakat di setiap daerah perlu mengikuti pembaruan informasi BMKG untuk mengetahui perkiraan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.
Durasi Musim Hujan Diprediksi Lebih Pendek
Meski kedatangannya diperkirakan lebih lambat, BMKG juga menyoroti karakteristik musim hujan 2026–2027 yang berpotensi berbeda dari kondisi normal.
Baca Juga: Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2026? Simak Aturan Upah dan Faktor yang Menentukan Besarannya
Berdasarkan prakiraan BMKG, durasi musim hujan diperkirakan lebih singkat daripada biasanya di 482 Zona Musim (ZOM), atau sekitar 51,90 persen wilayah yang dipetakan.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena musim hujan yang lebih pendek tidak serta-merta berarti risiko cuaca ekstrem berkurang. Intensitas hujan dan distribusinya tetap dapat berbeda antardaerah, sehingga kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, maupun kekeringan perlu disesuaikan dengan kondisi setempat.***
Artikel Terkait
KPK Ungkap Dugaan Setoran Rp90–100 Juta per Bulan ke Bupati Klaten, Ini Sumbernya
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan di Indonesia soal Kabut Asap, 4 Dikaitkan dengan Grup Sinar Mas
Warga Desak KPK Usut Dugaan Mark Up Dana Gempa Rp20 Miliar di Manggarai Timur Usai Tetapkan 5 Tersangka Kasus BNPB
Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu Wajib Tahu, Ini Hak dan Kewajiban yang Perlu Diperiksa
Nasib Tendik PPPK Paruh Waktu 2027 Jadi Sorotan, Bisakah Diangkat Penuh Waktu Tanpa Tes?