IDENUSANTARA.COM- Pekerjaan lanjutan pembukaan jalan Reka-Wolokota Kecamatan Ndona, Ende NTT hingga kini memasuki wilayah desa Wolokota.
Warga bergembira karena itu. Setiap hari mereka membagi jadwal untuk membawakan makanan bagi pekerja dan kontraktor. Mereka bahkan rela bermalam bersama pekerja di lokasi.
Saat ditemui di lokasi, Selasa 23/08/2022 kepada idenusantara.com mereka mengaku terharu, dan berterimakasih kepada pemkab ende.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Bakal Gelar RDP dengan Kapolri Terkait Kekaisaran Ferdi Sambo Rabu Besok
"Terimakasih pemda ende, setidaknya ini tidak hanya untuk kami, tapi juga untuk keluarga kami, sodara kami di Kekasewa, Leke, Loworongga dan Nila, karena kalau sudah sampai di Wolokota, mereka juga bisa dipermudah" Ungkap Vespasianus warga Wolokota.
Selain Vespasianus, Mosalaki Wolokota, Alkarius Marjono Nari, yang juga dijumpai di lokasi, mengaku sejak lama mereka terus mengusulkan pembukaan jalan di wilayah mereka.
"Kami berjuang sejak Indonesia merdeka, dan baru di Bupati Djafar jalan masuk wolokota. Kadang kami malu juga usul jalan terus dari dulu. Dan sekarang baru muncul jalan" Katanya
Baca Juga: Makan Debu di Jalan Rusak; Warga Sokoria Pertanyakan Realisasi MOU PT. SGI Bersama Pemkab Ende
Kendati demikian, Alkarius mengaku merasa kwatir akan adanya tiga titik extrim di ruas jalan itu.
" Sekarang memang kami sudah lihat jalan. Tapi saya kwatir oto tidak masuk, kami bisa saja tetap turun di Reka, kalau 3 tempat bahaya itu tidak serius diperhatikan, Itu ngeri sekali kalau kasih stapak juga, saya ragu. Kalau hujan, itu bisa saja bahaya" Tambahnya.
Karenanya dia berharap pemda melalui dinas terkait memperhatikan secara serius untuk peningkatan di titik extrim itu.
Baca Juga: BI Wilayah NTT Resmi Layani Penukaran Uang Baru 2022, Berikut Syarat, Cara dan Tempat Tukar!
"Iya, kalau bisa jangan hanya stapak, tolong kasih betul- betul perbaik sedikit di tempat itu, jangan hanya stapak, tekan kasih turun atau rubah jalur dan pasang pagar pengaman, biar lebih aman. Karena kalau hujan bisa saja kami tidak bisa lewat" Imbuhnya.