IDENUSANTARA.COM- Kerusakan pada ruas jalan Nasional Ende-Aegela akibat gelombang pasang beberapa hari lalu, mulai dikerjakan satuan Kerja (Satker) pembangunan jalan nasional (PJN) Wilayah IV Flores.
Kerusakan tersebut dijumpai di sepanjang pesisir pantai tepatnya KM 7 arah barat dari kota Ende, yang mencakup wilayah Desa Embundoa, Kecamatan Ende Utara.
Dijelaskan Kepala Satker PJN IV Flores Eben Heaser Adam, ST. MT, pengerjaan tersebut menggunakan dana preservesi senilai kurang lebih Rp. 800 juta.
Baca Juga: Diterjang Gelombang Pasang, Rumah Warga Di Ende Rusak Berat; BPBD Lakukan Evakuasi
“Untuk penanganan berapa titik jalan yang terancam putus akibat gelombang berapa waktu lalu kita menggunakan dana preservasi.,”katanya saat di temui di ruang kerja. Kamis (3/11/2022).
Lanjut Eben, pihaknya kini melakukan penanganan darurat sembari menunggu desain penanganan permanen agar arus transportasi kembali berjalan normal.
"Saat ini kita melakukan upaya penanganan darurat. Sambil menunggu design penanganan permanen. Mungkin kita optimasi dari dana kontrak yang sementara berjalan untuk penanganan darurat sehingga arus transportasi tetap berjalan dan mencegah kerusakan yang lebih parah lagi," jelasnya.
Pihaknya juga akan melakukan penanganan dengan menimbun batu alam berdiameter 50-100 cm di badan jalan yang rusak tersebut.
Baca Juga: Korupsi Dana Komite 1,7 Milyar; Mantan Kepsek Dan Bendahara SMKN 1 Ende Ditahan
"Kita sudah mulai dari kemarin. Mungkin kita tangani secara bertahap karena angkutan tidak bisa banyak karena satu truk hanya bisa muat dua tiga batu saja," Terang Eben
Sementara untuk penanganan permanen sambung dia, pihaknya telah mengusulkan rancangan dan design ke pimpinan untuk mendatangkn tim ke lapangan guna survei awal. ****