Difabel di Ende Sebut Bantuan Kemensos Melalui Sentra Efata Bagai Roh Untuk Mereka; Mereka Merasa Ada

photo author
Fide Dari, Ide Nusantara
- Jumat, 9 Desember 2022 | 20:29 WIB
Rustam penyandang difabel (tengah bertongkat) saat diwawancara awak media  (foto:Fide Dari/Ide Nusantara)
Rustam penyandang difabel (tengah bertongkat) saat diwawancara awak media (foto:Fide Dari/Ide Nusantara)

IDENUSANTARA.COM- Penyandang disabilitas di Kabupaten Ende, NTT mengaku senang mendapat bantuan atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan yang diterima melalui Balai Sentra Efata Kupang dan Dinas Sosial Kabupaten Ende tersebut berupa peralatan pendukung usaha produktif seperti Sepeda Motor Roda 3, Kursi Roda, Tongkat Adaptif dan Sembako guna menunjang kebututuhan pokok serta keberlanjutan usaha produktif.

Rustam, warga Kelurahan Rewarangga Selatan Kecamatan Ende Timur yang merupakan salah seorang penyandang disabilitas kemudian mengungkapkan kegembiraannya saat menerima bantuan Sepeda Motor Roda 3, di halaman Kantor Dinas Sosial Ende (Jumad,9/12/2022).

Dia menyebut bantuan itu dapat menunjang kehidupan mereka, lantaran hal tersebut merupakan impian yang didambakan bersama istrinya yang juga menyandang disabilitas dalam mendukung usaha jualan mereka.

Baca Juga: Kasihan; Bunga Gadis Kecil Wewaria Jadi Korban Nafsu Sesat Ayah Kandung

“Terimakasih banyak Efata, Dinas Sosial dan Kementerian Sosial. Selama ini saya jualan kecil-kecilan di rumah bersama isri, dan menggunakan etalase seadanya. Kalau panas kami sama-sama mendorongnya.

Rustam juga menyebut bantuan itu sebagai roh yang menggerakan semangatnya bersama Istri untuk memenuhi kebutuhan hidup ditengah keterbatasan yang dialami, dan berjanji akan menggunakannya secara baik.

“Bagi saya ini untuk kebutuhan hidup kami selanjutnya. Ini sudah menjadi roh kami, hidup kami masih ada, terimakasih banyak Efata” tuturnya sambal menyeka air mata.

Selain Rustam, bantuan ini juga diperuntukkan bagi 43 penyandang disabilitas lainnya yang terdiri dari 27 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), 4 orang Tuna Netra, 9 orang lumpuh dan 3 orang Tuna Rungu.

Baca Juga: Guru, Lurah dan Kades Sekecamatan Ende Timur Disiapkan Jadi Fasilitator Kerukunan Umat Beragama

Pekerja Sosial dari Balai Sentra Efata Kupang, Samuel Bulu mengatakan ke 44 orang tersebut merupakan penyandang disabilitas yang terdata oleh pendamping Rehsos pada Dinas Sosial Kabupaten Ende.

“Hari ini kementerian sosial melalui Balai Sentra Efata Kupang menyalurkan bantuan berupa atensi bagi saudara-saudara kita penyandang difabel di Kabupaten Ende, untuk menunjang kehidupan mereka terutama kegiatan usaha produktif yaitu 3 unit motor roda tiga, 9 unit kursi roda, 4 unit tongkat adaptif dan bantuan kebutuhan pokok bagi 27 orang ODGJ di panti Samaria” katanya disela kegiatan penyerahan bantuan.

Lanjut Samuel, pihaknya juga memberikan bantuan berupa pendampingan bagi salah seorang anak korban pelecehan sexual di Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende.

Dia kemudian berharap bantuan tersebut dapat membantu kehidupan penyandang disabilitas, dan menunjang usaha produktif mereka dan dapat menghidupi sesama penyandang difabel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fide Dari

Tags

Rekomendasi

Terkini

X