Suster Agustina menjelaskan SDK Sancta Familia dalam pelaksanaannya, setiap pagi sebelum masuk ke kelas siswa diwajibkan untuk membaca kitab Suci, merenungkan dan mesyadatkan doa pengakuan dosa, sehingga anak diajarkan karakter untuk selalu memperbaiki diri apa yang dilakukan kesalahan setiap hari.
Suster Agustina juga memberikan apresiap dan motofasi kepada guru-guru yang luar biasa dan profesional untuk membentuk, menngajar dan mendidik peserta didik, bukan hanya belajar tapi penguatan karakter siswa.
Suster Kepala Sekolah SDK Sancta berharap dan memohon agar orang tua terus mendukung kegiatan anak-anak agar penerapan kurikulum merdeka belajar bisa berjalan lancar dan sukses.
Artikel Terkait
Kurikulum Merdeka Serentak 2024, Kemendikbud: Materinya Dikurangi
Kepada Menkominfo Budi, Perusahaan Teknologi RI Siap Revolusi Digital
Warga RI Tak Perlu Lapor SPT Pajak, DJP Dapat Data dari Sini
Konsekuensi yang Diterima jika Tak Lakukan Pemadanan NIK-NPWP Sebelum 31 Desember 2023