Nah mimpi yang dijanjikan kepada konstituen tidak terlaksana bahkan nol kaboak. Dengan kondisi seperti ini masihkah masyarakat mau diajak bermimpi yang hanya jadi hiasan tidur bahkan bualan semata? Jangan mudah percaya pada para politisi yang selalu memberikan janji-janji manis tanpa ada bukti nyata.
Dinamika politik membuat hubungan sosial kemasyarakatan semakin renggang dan berakibat pada kesenjangan dalam pilihan politik. Ada pro dan kontra dalam pilihan calon yang brebeda antar sesama keluraga maupun masyarakat yang berbeda dengan dijanjikan mimpi yang berbeda juga.
Dengan ini akan menimbulkan perseteruan antar sesama yang menimbulkan kerugian dalam bentuk material maupun non material bagi setiap elemen masyarakat. Ketika janji politik saja memebuat ketegangan antar sesama apalagi pada tataran pelaksanaan janji politik yang cenderung tebang pilih antara golongan saja bahkan pada keluarga sendiri. Wajar para politisi banyak yang bertahan hanya satu periode saja.
Dari problem yang ada setidaknya ada beberapa solusi yang harus dilakukan oleh para politisi yang akan bertarung di pileg pada tahun 2024 mendatang yakni:
- Hindari politik uang agar tercipta poltik yang bersih dari korupsi.
- Membangun komunikasi politik yang berimbang antara politisi dan konstituen agar terbangun komitmen bersama mejaga pemilu yang JURDIL.
- Memberikan pendidikan politik kepada konstituen terutama para timses untuk menghindari terjadinya janji politik yang tidak jujur.
- Jangan pernah memberikan janji kepada konstituen akan setiap pembangunan yang sudah direncanakan dalam APBN maupun APBD secara pasti. Karena itu pembodohan dalam politik.
- Hindari KKN dalam bentuk apapun untuk memberikan apalagi untuk kalangan sendiri.
- Berpolitik yang wajar, berjanji jika itu mampu untuk dikerjakan dan bukan hanya mimpi apalagi bualan tanpa makna.
- Bersikaplah sebagai politisi yang menjujung tinggi moralitas dalam menjaga martabat setiap partai politik yang mengusung dalam PILEG.
Artikel Terkait
Pentingnya Literasi Dalam Memanfaatkan Teknologi Digital
Guru SD, SMP, dan SMA/SMK Harus Tahu Jumlah Jam Mengajar Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2023
Melindungi Konten Digital dengan Hak Cipta
Mendag Zulkifli Minta Perkuat Ekosistem Perdagangan Digital
Peletakan Batu Pertama Gereja Ebenhaezer Fatuleu Tengah oleh Bupati Kupang