Dalam pengembangan yang dilakukan oleh Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Senin (6-2-2023) bersama dengan Helda menyusur Kota Kupang untuk mencari Yuli teman Helda yang pernah bekerja di Toko jual pakaian disekitar Kelurahan Fatululi.
Dalam penelusuran, ditemukan Yuli Tse teman Helda namun Yuli mengaku tidak pernah bekerja di toko pakaian, lalu Tim bergerak ke Toko pakaian di Fatululi dan bertemu pemilik toko dan mengaku bahwa Helda pernah juga bekerja di toko pakaian itu sedangkan Yuli tidak dikenal oleh pemilik toko pakaian tersebut.
Selanjutnya, Tim menuju ke lokasi yang pernah didatangi Helda di Kelurahan Fatululi. Sesampai di lokasi dimaksud, didapati bahwa rumah ibu Rosalin dan kos yang pernah di datangi Heldi pada tahun 2015 berjarak sekitar 7 meter. Lalu Tim bertemu dengan Yunus pemilik kos dan dari Yunus Tim mendapati informasi bahwa setelah melihat Vidio yang beredar, Yunus kenal Helda dan pernah ke kosnya Yunus dan bertemu Maya dan Nabas yang masih keluarga dari Helda. Selanjutnya menurut Yunus, Yuli pernah tinggal bersama dengan Ibu Rosalin yang biasa disapa Bete.
Mendapat informasi tersebut, Tim langsung bertemu dengan Ibu Rosalin dan memastikan bahwa benar Yuli yang biasa disapa Bete pernah tinggal dirumah Ibu Rosalin dan Ibu Rosalin pun mengakui bahwa benar Yuli pernah tinggal dirumah ibu Rosalin dan biasa di panggil dengan sebutan Bete sedangkan nama aslinya Yuliana Bete. Dan setelah dipertemukan dengan Helda, Ibu Rosalin ingat bahwa pada tahun 2015 Helda pernah ke rumah ibu Rosalin dan bertemu Yuli alias Bete dan Shela adalah anak dari Yuli alias Bete.
Mendapat informasi tersebut, Tim langsung bertemu dengan Ibu Rosalin dan memastikan bahwa benar Yuli yang biasa disapa Bete pernah tinggal dirumah Ibu Rosalin dan Ibu Rosalin pun mengakui bahwa benar Yuli pernah tinggal dirumah ibu Rosalin dan biasa di panggil dengan sebutan Bete sedangkan nama aslinya Yuliana Bete. Dan setelah dipertemukan dengan Helda, Ibu Rosalin ingat bahwa pada tahun 2015 Helda pernah ke rumah ibu Rosalin dan bertemu Yuli alias Bete dan Shela adalah anak dari Yuli alias Bete.
Mendapat informasi tersebut, Tim kembali ke Polresta Kupang Kota dan memastikan bahwa tidak ada niat dari Helda Selan untuk menculik Shela dan hanya memegang tangan Shela karena Helda mengaku pernah kenal Ibu Rosalin dan Yulia alias Bete sehingga Helda merasa akrab dengan Shela.
Terkait dengan pemberitaan bahwa telah terjadi penculikan anak di SD Bertingkat 2 Kelurahan Fatululi, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto S. H., S. I. K., M. H. mengatakan bahwa tidak benar telah terjadi penculikan anak di SD Bertingkat 2 Kelurahan Fatululi, dan Kapolresta minta warga untuk tidak panik dan segera lapor Polisi jika mendapat informasi terkait sebuah Tindak Pidana dan jangan cepat cepat menjustifikasi sebelum pihak Kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan.
Artikel Terkait
Hadiri PTIJK Secara Virtual, Presiden Minta OJK Harus Tingkatkan Pengawasa Produk Jasa Keuangan
Memasuki Abad Kedua, Presiden Jokowi Yakin NU Tumbuh Makin Kokoh
Sambut HPSN dan HPN 2023, Pemprov NTB Gelar Gebyar Pilah Sampah
Banjir Rendam Kecamatan Kupang Timur, 470 Jiwa Dikabarkan Mengungsi
Penjabat Walikota Kupang Minta Sekolah Gandeng Perguruan Tinggi Belajar Bahasa Dunia