Perkembangan Umat dan Gereja di KAK dari Uskup Monteiro Hingga Uskup Turang

photo author
ay, Ide Nusantara
- Sabtu, 22 Juli 2023 | 21:45 WIB
Perkembangan Umat dan Gereja di KAK dari Uskup Monteiro Hingga Uskup Turang    (Gambar Pos Kupang)
Perkembangan Umat dan Gereja di KAK dari Uskup Monteiro Hingga Uskup Turang (Gambar Pos Kupang)

Melihat perkembangan iman umat yang begitu pesat, maka Mgr. Petrus Turang membangun kapela-kapela dan memekarkan paroki-paroki baru, demi mendekatkan pelayanan sabda dan pelayanan sakramen yang memadai kepada umat.

Para imam diosesan sebagai wakil Uskup, oleh Uskup, ditempatkan di stasi, dan kuasi paroki agar seluruh umat dapat dilayani dengan utuh. Inilah sesungguhnya bentuk perhatian Uskup terhadap umatnya yang sederhana sekaligus menunjukkan keberpihakan Gereja kepada orang-orang kecil.

Potret kehidupan umat dengan dinamikanya, sesungguhnya mengalami perkembangan yang signifikan. Hingga tahun 2005 umat telah berjumlah 125.123 jiwa yang masih tersebar di wilayah-wilayah paroki (22 paroki) dengan jumlah imam diosesan 44 orang. Sementara itu, kehadiran para hidup bakti pun terus bertambah. Sebanyak 13 biara pada tarekat laikal/para suster dan 4 tarekat klerikal/para imam religius.

Kehadiran para hidup bakti  selalu  disambut baik oleh Uskup untuk mendukung dan bersama membangun sumber daya pastoral yang berkualitas serta menjadi tanda kehadiran pelayanan kegembalaan Uskup.

Ziarah perjalanan Mgr. Turang selalu memberi kesan yang beragam kepada para imamnya dan seluruh umatnya. Kehadiran yang menyata melalui kunjungan-kunjungan pastoral menjadi bentuk kepedulian yang besar kepada seluruh umat. Pemekaran paroki dan stasi terus bertambah demi menjawabi kebutuhan umat agar semua umat terlayani dengan baik.

Tahun 2009, Jumlah umat semakin bertambah hingga 137.473 jiwa, dengan jumlah imam diosesan  masih sebanyak 44 orang. Spirit pelayananan kegembalaan Uskup yang berlandaskan kasih serta kepedulian yang besar kepada seluruh umat menjadi rahmat kegembiraan bagi seluruh umat.

Pertransiit benefaciendo menyata di dalam karyanya dengan menghadirkan model gembala yang memberikan contoh dan teladan di dalam membangun comunio, merayakan leitourgia, menggerakkan kerygma, melaksananakn diakonia dan memberikan teladan martyria.

Panggilan Menjadi Imam

Mgr. Turang menghidupi panggilannya sebagai gembala utama dalam Gereja Partikular Keuskupan Agung Kupang. Model kepelayanan inilah yang juga menjadi cikal bakal dan semangat dari para remaja untuk menjejaki hidup mereka sebagai calon imam. Maka, panggilan menjadi imam semakin hari semakin bertambah oleh karena kesaksian dan teladan hidup dari Mgr. Turang serta kepedulian dan dukungan yang berarti terhadap panggilan-panggilan untuk menjadi imam.

KAK terus berkembang di dalam jumlah umat dan juga para imam diosesan. Pada setiap tahunnya, terdapat 5 sampai dengan 11 calon imam diosesan yang ditahbiskan menjadi imam.

Data dan fakta terkini pada tahun 2020-2022, umat berjumlah 256.372 dengan 35 paroki, 8 kuasi paroki serta 330 stasi dan  kapela.

Sedangkan imam diosesan hingga saat ini berjumlah 138 orang imam yang masih aktif melayani serta para calon yang masih berada di dalam tahapan formasi seminari tinggi dan seminari menengah berjumlah 184 orang.

Sedangkan para hidup bakti terdiri dari 43 biara dengan total keseluruhan anggota komunitasnya adalah 187 orang. Para diakon yang sedang menjalani tahun diakonat berjumlah 16 orang.

Hingga kini KAK berkembang baik dalam pemekaran parokial maupun dalam bidang-bidang kerasulan religiositas lainnya.

RD Erick FkunSekretaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: ay

Sumber: Hidup Katolik

Tags

Rekomendasi

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB
X