Labuan Bajo, idenusantara.com - Sejumlah permasalahan menjadi topik dalam kegiatan Jumat Curhat Polres Manggarai Barat yang dilaksanakan di Kelurahan Wae Kelambu dan Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat memberikan informasi dan masukan kepada pihak kepolisian terkait permasalahan yang sedang mereka hadapi di wilayahnya masing-masing.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Wae Kelambu, Jumat (31/1/2025) pagi. Banyak warga mengaku terganggu oleh kehadiran ternak yang memasuki pekarangan tanpa izin.
Saat sesi dialog, salah satu warga Kelurahan Wae Kelambu, Alfons Dabut mengeluhkan terkait hewan ternak yang kerap dilepas liar, seperti sapi dan kambing.
Menurutnya, hewan tersebut merusak lahan pertanian dan pekarangan rumah warga. Hal ini sangat menggangu kenyamanan warga setempat.
"Kami minta Pak Polisi bisa membantu menertibkan ataupun mengimbau kepada warga yang mempunyai hewan ternak agar segera dikandangkan, karena sudah sangat meresahkan," ungkapnya.
Baca Juga: Gelar Razia, Propam Polres Mabar Datangi Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo
Selain itu, warga Capi, Desa Golo Bilas juga mengeluhkan terkait sulitnya mendapatkan pupuk untuk lahan pertanian mereka. Permasalahan ini diungkapkan langsung oleh warga setempat pada Jumat (24/1) lalu.
Dalam acara tersebut, warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani mengeluhkan berbagai kesulitan yang mereka hadapi, termasuk masalah pupuk hingga kurang perhatian saat mengalami bencana.
Para petani berharap agar pihak kepolisian dapat membantu untuk mengatasi permasalahan ini, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.
"Kami sulit mendapatkan pupuk hingga bantuan bencana alam. Setiap kali ada petugas yang datang, mereka hanya mendata dan memberikan bibit tapi tidak dengan pupuk. Akibatnya, tanaman kami terancam rusak," sebut Ibu Nasrah, salah satu warga Capi.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Kasat Binmas Polres Mabar, AKP Muhammad Yakub mengatakan akan menindaklanjuti. Sementara, keluhan itu diteruskan kepada instasi terkait di Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
"Keluhan dan masukan yang disampaikan kepada kami ini, akan kami sampaikan kepada instansi terkait di tingkat Kabupaten Manggarai Barat, dan kita berharap agar nanti akan ada solusinya dengan keluhan yang telah disampaikan oleh masyarakat tersebut," kata Kasat Binmas
Artikel Terkait
Akses Jalan di Wae Rasan Terjadi Longsor, Masyarakat Berharap BPBD Matim Segera Merespon
Terlibat Penyalahgunaan Narkotika, Pedagang Ikan Keliling Diamankan Polisi
Proyek Milik PT AKAS Jalan Trans Nasional Ruteng Labuan Bajo Ruas Jalan Cireng - Poang - Golo Lajar Tak Kunjung Selesai
Polres Matim Pastikan Keamanan Kunjungan Menkes, Pengamanan Terbuka dan Tertutup Disiapkan
Mgr. Agustinus Sebut Diaspora Manggarai Jadi Ujung Tombak Pewartaan Injil di Surabaya
Melawan Lupa, Kisah Tiga Jaksa Heroik Berjibaku di Selat Pukuafu
Gelar Unjuk Rasa di Pertigaan Lehong, Pemuda Peduli Manggarai Timur Akan Menghadang Tim Kemenkes Untuk Minta Audiens
Daftar Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Provinsi Nusa Tenggara Timur yang Akan Dilantik pada Enam Februari 2025 Mendatang
Kejaksaan Tinggi NTT Menggelar Doa Bersama Mengenang 19 Tahun Tragedi KMP yang Merenggut Nyawa Insan Adhyaksa di Rote Ndao
Tanah Warga di Manggarai Timur Dirampas Kembali oleh Penjual