Ketiga, ia melanjutkan, realita penyusunan RPJMD Kabupaten Timur, pihaknya meyakini bahwa pada akhirnya nanti dokumen yang akan disusun itu bisa dipertanggungjawabkan.
“Keempat, dalam pelaksanaannya itu prioritas untuk kepentingan publik. Kita juga mengamini bahwa dokumen RPJMN ini adalah jawaban terhadap apa yang menjadi keinginan publik,” tegasnya.
Baca Juga: Bangga! Claudia Restituta Monggur Gadis Manggarai Lolos Masuk National University of Singapore
Persoalan utama di Manggarai Timur terdiri dari sumber daya manusia, tata kelola pemerintah, infrastruktur dan juga pertumbuhan ekonomi Itu menjadi empat persoalan utama.
Langkah-langkah yang sudah dilaksanakan oleh BAPPERIDA Kabupaten Mangkarai Timur terkait dengan menjawab tuntutan kebutuhan terbentuknya dokumen ini. “Pertama kami coba lakukan diskusi dengan pihak BRIN melalui Deputi Bidang RID BRIN, khususnya regional 11 mengenai penyusunan dokumen RIPJ PID berbasis bukti,” ungkap dia.
“Langkah kedua yang sudah kami laksanakan yakni mengajukan permohonan pendampingan penyusunan RIPJ PID kepada Deputi Bidang RID BRIN. Jawaban terhadap permohonan kami dari Kabupaten Manggar Timur pada Maret 2025 kemarin BAPPERIDA secara resmi mengajukan permohonan pendampingan penyusunan dokumen ini,” urainya.
Baca Juga: Dinas PPO Manggarai Timur Buka Peluang Beasiswa Untuk Calon Mahasiswa di Universitas Indonesia
Langkah ketiga, penyusunan dokumen RIP PD yang paralel dengan penyusunan dokumen RPJMB Kabupaten Manggarai Timur. Dalam proses penyusunan dokumen RIP PID ini secara paralel bersamaan dengan penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Manggara Timur tahun 225-2029.
“Langkah keempat, BAPPERIDA memutuskan fokus untuk mengisi konten RPJMD. Harus diselesaikan pada Agustus dengan cara membuat naskah kebijakan penentuan PUD dan prioritas permasalahan daerah. Progres penyusunan dokumen dimaksud sampai dengan saat ini mengenai naskah kajian PUD dan integrasi ke dalam RPJ secara paralel,” ulasnya.
Baca Juga: Buka AnTiK Fest 2025, Wagub Johni Asadoma Gelorakan Gerakan Beli NTT
Pada akhir paparannya, dia menjelaskan manfaat yang dihasilkan dari kerja sama ini, yaitu memperluas jejaring dengan BRIN untuk dapat mengimplementasikan hasil riset dan inovasi pembangunan di Kabupaten Manggar Timur.
“Kerja sama dan komunikasi dengan BRIN bukan hanya saat penyusunan dokumen ini, nanti akan berkelanjutan kalau kami membutuhkan saran atau masukan. Kemudian, mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas,” tutupnya.