Pertama, kualitas gizi adalah investasi masa depan. Seluruh pengelola SPPG harus memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higiene, sanitasi, dan keamanan pangan.
Kedua, kepatuhan pajak mendukung keberlanjutan pembangunan. Para pengelola dan mitra usaha diminta menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib dan bertanggung jawab sesuai peraturan.
Ketiga, tata kelola yang transparan dan berintegritas menjaga kepercayaan masyarakat. Setiap pihak harus menjalankan tugas secara jujur, profesional, dan akuntabel demi memastikan program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Bupati berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, memperbaiki tata kelola, serta mempercepat pemerataan pelayanan MBG di seluruh wilayah Kabupaten Ende.
Bagi Pemerintah Kabupaten Ende, keberhasilan Makan Bergizi Gratis bukan semata-mata tentang berapa banyak makanan yang dibagikan, melainkan tentang berapa banyak anak yang terlayani, seberapa baik kualitas gizi mereka terjaga, dan seberapa besar manfaat program dirasakan masyarakat.
Pemerataan pelayanan hingga wilayah 3T, kepatuhan perpajakan, keamanan pangan, perlindungan tenaga kerja, dan penguatan ekonomi lokal menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk mewujudkan generasi Ende yang sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.***
Artikel Terkait
TPG Guru Honorer Mulai Cair Oktober 2026, Cek Besaran Tunjangan dan Syarat Penerimanya
Fresh Graduate Bisa Melamar! SuperTop Supermarket Kupang Buka Rekrutmen Bartender hingga 28 Oktober
Lowongan Kerja Oktober 2026, Green Leaf Hotel Senggigi Cari Resepsionis Pria, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar!
SKTP Guru Belum Terbit? Cek Kode Status Info GTK Terbaru dan Artinya
Nasib Tendik PPPK Paruh Waktu 2027 Jadi Sorotan, Bisakah Diangkat Penuh Waktu Tanpa Tes?
Tergerak oleh Nasib Anak Yatim Piatu Korban Bullying, Sekda Matim Win Tala Tanggung Biaya Sekolah hingga SMA
Diakui Ada Kekeliruan, Mengapa Hasil Pilkades Bangka Lelak Dinyatakan Sah oleh Panitia?