"Saya tidak terima melihat mama saya dicekik dan dipukul hingga berdarah, lalu saya mencoba untuk melawan B, tapi B memukul saya juga",ucap dia.
Baca Juga: Pemda Manggarai Timur Gelar Rakor Percepatan Pembentukan Panitia Pilkades Serentak
Setelah itu, ia menyeret sang Ibu keluar kamar dan meminta sang ibu dan dirinya bersama adik-adiknya keluar dari rumah.
"Setelah saya dipukul oleh B, mama saya diseret keluar oleh B dan minta mama saya untuk keluar dari rumah",kata dia.
J Depresi Hingga Takut ke Sekolah
Setelah kasus sang ibu dan Kades Bamo viral di media sosial, ia mengaku malu dan takut ke Sekolah.
"Dari malam itu, kasus mama saya dan om Ramba viral di media, karena viral saya malu kesekolah",katanya.
Diketahui J merupakan murid SMK Negeri 1 Borong.
Dikatakannya bahwa J sering di ejek dan beberapa temannya peduli akan musibah yang menimpanya.
"Saya sering diejek oleh teman-temannya saya di sekolah dan ada juga teman-teman saya yang peduli dengan saya",ucapnya.
Kades Bamo Dimata J
Kepala Desa Bamo atau akrab disapa Ramba dimata Josinto merupakan orang yang baik dan peramah.
"Om Ramba baik sekali dengan saya dan juga adik saya",katanya.
Dikatakannya bahwa, NN tak hanya kali ini menginap di rumahnya namun, NN, kata dia sudah satu tahun mengontrak salah satu kamar di rumahnya.
"Om Ramba bukan malam itu saja dia nginap di rumah kami dan sekarang sudah jalan satu tahun om Ramba nginap di rumah",katanya.
Artikel Terkait
Bersama Siap Kawal Pemilu 2024; Panwascam Pulau Ende Kunjungi Mako Polsek Pulau Ende
Hadiri Perayaan Natal Bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati Ende; Ini Harapan Dandim 1602/Ende
Hendak Ke Kota; Warga Pulau Ende Diingatkan Untuk Tetap Waspada
Dampak Krisis Ekonomi Dan Politik Terhadap Ketahanan Pangan; Respon Seorang Petani
Uyelindo Group Rayakan Natal Bersama, Refleksi Iman Tahun Pertama Tanpa Pendiri
Pemda Manggarai Timur Gelar Rakor Percepatan Pembentukan Panitia Pilkades Serentak
Viral! Pria Selingkuh dengan Mertua, Hotman Paris Langsung Turun Tangan
Gelapkan Dana Desa Ratusan Juta; Mantan Kades Wewaria Ditangkap
Wabup Matim Kembali Berikan Bantuan Kepada Dua Anak Penderita Lumpuh
Katarina Landis Nenek 87 Tahun Tinggal di Gubuk Reot, Menangis Saat Dikunjungi Wabup Matim