Kata dia, NN mengontrak salah satu kamar di rumahnya juga diketahui oleh sang ayah kandung. Dan sebelum Kades Bamo itu mengontrak di rumahnya, Kades Bamo juga meminta persetujuan dari sang ayah.
"Om Ramba nginap di rumah karena dia kontrak kamar di rumah kami dan bapak saya sudah tau itu",katanya .
Dengan kasus yang beredar di Media Sosial dirinya mengaku bingung, dikarenakan yang dilihatnya merupakan penganiayaan terhadap ibunya dan B ingin merampas rumah miliknya.
Baca Juga: Uyelindo Group Rayakan Natal Bersama, Refleksi Iman Tahun Pertama Tanpa Pendiri
"Jelas bingung dengan berita yang viral Kaka, karena yang terjadi malam itu penganiyaan terhadap mama saya karena ingin rebut tanah milik kami",katanya.
Intinya, kata J kasus yang terjadi malam itu bukan kasus yang saat ini beredar, melainkan B melakukan penganiyaan berat terhadap ibunya dan ingin mengambil paksa tanah rumah miliknya.
"Intinya malam itu bukan kasus yang viral ini, tapi B ingin memperebutkan tanah kami,"tegas dia.
Kata dia juga bahwa bukan hanya kali ini B melakukan hal serupa tetapi sudah berulang kali. Dan selama ini B mencoba membujuknya dan adiknya untuk rumah dan tanah miliknya dikuasai oleh B dengan imbalan uang jutaan rupiah.
Dan ia meminta kepada masyarakat di kabupaten Manggarai Timur untuk tidak tergiring dengan isu yang beredar.***
Artikel Terkait
Bersama Siap Kawal Pemilu 2024; Panwascam Pulau Ende Kunjungi Mako Polsek Pulau Ende
Hadiri Perayaan Natal Bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati Ende; Ini Harapan Dandim 1602/Ende
Hendak Ke Kota; Warga Pulau Ende Diingatkan Untuk Tetap Waspada
Dampak Krisis Ekonomi Dan Politik Terhadap Ketahanan Pangan; Respon Seorang Petani
Uyelindo Group Rayakan Natal Bersama, Refleksi Iman Tahun Pertama Tanpa Pendiri
Pemda Manggarai Timur Gelar Rakor Percepatan Pembentukan Panitia Pilkades Serentak
Viral! Pria Selingkuh dengan Mertua, Hotman Paris Langsung Turun Tangan
Gelapkan Dana Desa Ratusan Juta; Mantan Kades Wewaria Ditangkap
Wabup Matim Kembali Berikan Bantuan Kepada Dua Anak Penderita Lumpuh
Katarina Landis Nenek 87 Tahun Tinggal di Gubuk Reot, Menangis Saat Dikunjungi Wabup Matim