hukrim

Polres dan Brimob Bubarkan Tawuran Antar Pemuda di Alor NTT

Minggu, 16 Februari 2025 | 07:11 WIB
Tawuran antar pemuda di Alor (Foto: Humas Polres Alor)

 


Idenusantara.com-Tawuran antar pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru, Kelurahan Nusa Kenari terjadi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, di Simpang Putra Lio, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Peristiwa ini mengakibatkan beberapa orang mengalami luka akibat panah dan lemparan batu.

Sekitar pukul 02.37 WITA, Piket SPKT Polres Alor menerima laporan adanya bentrokan antara pemuda dari dua kelompok tersebut. Merespons laporan tersebut, SPKT Polres Alor yang dipimpin oleh Perwira Pengawas IPTU Luthfi Satria Nugraha, S. Tr. K., didampingi Kasat Samapta Polres Alor AKP Warsito dan Ka SPKT B AIPTU Oskar Manalor, segera menuju lokasi kejadian.

Baca Juga: Berikut Kronologi Anak Babi yang Lahir Dengan Kelainan Genetik di TTU

Pada pukul 03.10 WITA, personel Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT yang dipimpin oleh Danki Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT, IPTU Nardi Irawan turut dikerahkan untuk membantu proses pembubaran massa. Setelah upaya yang dilakukan oleh aparat keamanan, tawuran akhirnya berhasil dibubarkan dan kedua kelompok pemuda membubarkan diri.

Akibat bentrokan ini, tujuh orang mengalami luka akibat terkena panah, sementara dua lainnya terluka karena lemparan batu.
Sebanyak tujuh orang terkena panah dalam tawuran antarpemuda di Simpang Putra Lio, Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dini hari tadi, sekitar pukul 02.30 Wita.

Baca Juga: Viral! Kejadian Aneh di TTU, Bayi Babi Lahir dengan Satu Mata

"Tawuran itu melibatkan pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru. Ada tujuh orang terkena panah dan lemparan batu," ujar Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman, Sabtu (15/2/2025) sore.

Supriadi menjelaskan kejadian bermula saat tiga pemuda dari Kelurahan Wetabua mendatangi Kampung Baru dan melontarkan kata-kata provokatif. Pemuda Kampung Baru yang tersulut emosi langsung melakukan penyerangan.

Baca Juga: KPK Panggil Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto Pekan Depan

Aksi tawuran pun tak terhindarkan hingga menyebabkan tujuh orang terkena panah dan dua lainnya mengalami luka akibat lemparan batu. Polisi yang mendapat laporan segera menuju lokasi untuk membubarkan massa.

"Anggota saya dari SPKT Polres Alor dan personel Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT dikerahkan semua untuk membantu pembubaran massa," tutur Supriadi.

Baca Juga: RIKARDUS ALEKSIUS PERSLI, A.Md.

Setelah aparat keamanan turun tangan, tawuran dibubarkan. Kedua kelompok pemuda kemudian membubarkan diri, sementara korban yang terkena panah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi.

"Sampai detik ini kondisi mereka sudah membaik," ungkap Supriadi.

Halaman:

Tags

Terkini