idenusantara.com, Labuan Bajo -- Tim Resmob komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat, berhasil menangkap terduga pelaku pencurian handphone di Desa Orong, kecamatan Welak, Rabu (21/01/2026).
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat dalam membongkar aksi pencurian handphone dan sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah tersebut.
Kepala Desa Orong, Stefanus Hadur, S.Pd, hadir langsung untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam kepada korps baju cokelat tersebut. Baginya, keberhasilan ini bukan sekadar soal pengembalian barang materiil, melainkan tentang pulihnya kepercayaan publik.
"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Desa Orong, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Resmob Polres Manggarai Barat. Mereka telah bekerja keras, siang dan malam, untuk mengungkap kasus yang selama ini membuat warga kami merasa tidak tenang," kata Stefanus dengan nada penuh syukur.
Keadilan yang Nyata
Stefanus juga memberikan apresiasi khusus terhadap kebijakan Kapolres Manggarai Barat yang memprioritaskan pengembalian barang milik korban segera setelah prosedur hukum memungkinkan.
Menurutnya, tindakan ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi para korban.
Baca Juga: Kapolres Mabar Hadiri Peresmian Kodim 1630/Manggarai Barat
"Kami sangat bersyukur karena barang milik korban sudah bisa kembali ke tangan yang berhak. Ini adalah wujud nyata dari rasa keadilan. Masyarakat kecil merasa dilindungi dan didengarkan," ujarnya.
Harapan untuk Kamtibmas yang Kondusif
Kasus pencurian sepeda motor dan alat komunikasi di wilayah pedesaan seringkali menjadi pukulan berat bagi ekonomi warga. Oleh karena itu, keberhasilan Tim Resmob Komodo ini diharapkan menjadi sinyal keras bagi para pelaku kriminal bahwa tidak ada ruang bagi kejahatan di Bumi Komodo.
Menutup pernyataannya, Stefanus berharap momentum ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan kepolisian. Ia menginginkan wilayah Welak, khususnya Desa Orong, kembali menjadi daerah yang tenang dan harmonis.
Baca Juga: Kapolres Bersama Dandim 1630/Mabar Komitmen Jaga Kamtibmas di Labuan Bajo
"Kami berharap pengungkapan kasus ini menjadi pelajaran bagi siapapun yang berniat berbuat jahat. Ke depan, kami ingin situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat bisa beraktivitas tanpa perlu merasa resah lagi," tutur Kepala Desa Orong itu.
Artikel Terkait
Polairud Polres Mabar Bersama Tim SAR Gabungan Gelar Simulasi Penanganan Laka Laut di Labuan Bajo
Kapolres Bersama Dandim 1630/Mabar Komitmen Jaga Kamtibmas di Labuan Bajo
Kapolres Mabar Hadiri Peresmian Kodim 1630/Manggarai Barat