Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien Saat Pemeriksaan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Selasa, 15 April 2025 | 18:46 WIB
Ilustrasi Dokter lecehkan pasien (Foto: Ist. Net)
Ilustrasi Dokter lecehkan pasien (Foto: Ist. Net)

 

Idenusantara.com-Masyarakat Garut dihebohkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan terhadap pasiennya saat melakukan pemeriksaan USG.

 

Heboh di Media Sosial

Sejak Selasa sore, 15 April 2025, dugaan tindakan tak senonoh oleh sang dokter telah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Sejumlah akun di Instagram ramai membagikan informasi dan kecaman terhadap tindakan tersebut.

Salah satu akun menulis peringatan "Trigger Warning! Dokter di Garut Diduga Lecehkan Pasien Saat Periksa USG," tulis akun @coz.

Komentar lain juga bermunculan, menuding bahwa dokter tersebut memiliki lebih dari satu korban."Up terus min, sudah banyak korbannya. Saya tau dokter ini," tulis akun @are.

Baca Juga: Masih Adakah Polisi Yang Dermawan di Negeri Ini?

Viral Rekaman CCTV

Warganet turut membagikan sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan momen saat seorang dokter sedang melakukan pemeriksaan USG terhadap pasien wanita. Dalam rekaman berdurasi panjang tersebut, terdapat bagian yang menyorot tubuh pasien dan diduga menunjukkan tindakan tidak pantas dari pelaku.

Meski tak dijelaskan secara detail, bagian video itu memperlihatkan dugaan bahwa pelaku meremas payudara pasien saat proses pemeriksaan berlangsung.


Dinas Kesehatan Garut Angkat Suara

Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, membenarkan bahwa kasus ini memang pernah terjadi, meskipun kejadiannya bukan baru-baru ini. Ia mengatakan bahwa insiden tersebut diduga berlangsung pada tahun 2024, bukan di fasilitas kesehatan milik pemerintah.

"Saya harus periksa lagi pastinya kapan, tapi kalau tidak salah ini di tahun 2024. Kejadiannya bukan di RS milik pemerintah," ujar Leli, pada Selasa (15/4/2025).

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X