Gubernur Laiskodat Sebut Makan Kelor Bisa Memenuhi Kebutuhan Nutrisi dan Menurunkan Angka Stunting

photo author
Gabrin Anggur, Ide Nusantara
- Selasa, 21 Maret 2023 | 11:58 WIB
Pencanangan Pencegahan Stunting Nasional Tahun Anggaran 2023 Jajaran TNI Angkatan Udara (AU)  Bersama BKKBN di Provinsi NTT di Aula El Tari Kupang, Senin, 20 Maret 2023. Foto( Istimewa).
Pencanangan Pencegahan Stunting Nasional Tahun Anggaran 2023 Jajaran TNI Angkatan Udara (AU) Bersama BKKBN di Provinsi NTT di Aula El Tari Kupang, Senin, 20 Maret 2023. Foto( Istimewa).

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Fadjar Prasetyo, merespon positif permohonan Gubenur NTT terkait konsumsi kelor di kalangan TNI AU.

Baca Juga: Polisi Peduli Stanting, Polsek Reo Beri Bantuan Gizi Kepada Balita Di Desa Bajak

"Kami siap kenalkan dan promosikan daun kelor sebagai konsumsi keluarga prajurit, di satuan TNI AU," ujar Prasetyo.

Prasetyo juga menginstruksikan kepada Komandan Lanud Eltari Kupang khususnya dan para Komandan satuan TNI AU diseluruh Indonesia umumnya untuk membantu program nasional pencegahan stunting.

"Untuk mendukung program nasional pencegahan stunting, satuan TNI AU di wilayah ini wajib mendukung program pembangunan di kota Kupang, inilah bakti kita yang dapat diberikan kepada wilayah yang kita tempati," pinta Prasetyo.

Baca Juga: Siap Jadi Tuan Rumah ASEAN SUMMIT 2023, Masyarakat Labuan Bajo Bangun Infrastruktur Jalan Golomori

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo dalam kesempatan tersebut mengatakan, penanganan stunting harus dimulai dari hulu yakni sebelum nikah, dari calon pengantin (catin), mau nikah, hamil dan 1.000 hari kehidupan pertama.

"Pentingnya pemeriksaan kesehatan calon pengantin sangatlah penting. Wanita diperiksa dulu 3 bulan sebelum nikah mencakup lingkar lengan dan HB nya berapa. Kalau belum memenuhi syarat, boleh nikah tapi jangan hamil dulu. Makan makanan yang bergizi dulu. Calon pengantin pria juga diharapkan bisa terapkan hidup sehat dan makan makan bergizi. Strategi mendekati yang nikah ini penting karena kita di Indonesia cenderung nikah untuk prokreasi. Kami sudah membangun kerjasama dengan kementerian agama dan para tokoh agama untuk hal ini. Dengan hamil yang direncanakan dapat mengurangi bakat dan potensi stunting " kata Hasto.

Dalam kesempatan tersebut, KSAU menyerahkan secara simbolis bansosting atau paket gizi balita kepada enam perwakilan keluarga potensi stunting. KSAU juga secara resmi melakukan pencanangan Pencegahan Stunting Tingkat Nasional Jajaran TNI AU dengan pemukukan gong.

Baca Juga: BI NTT Gelar Vaksinasi Booster Ke-2, Wagub JNS Ikut Serta dan Apresiasi

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Ibu Inong Fadjar Prasetyo, Para Petinggi dari Markas Besar TNI AU, Wagub NTT, Ketua DPRD NTT, Unsur Forkompida NTT, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda NTT, Kepala Kantor Wilayah BKKBN NTT, Para Bupati/Walikota se-Provinsi NTT, pimpinan perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT, para anggota keluarga potensi stunting, insan pers dan undangan lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gabrin Anggur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X