Kabid Peternakan juga menghimbau agar babi yang mati tidak dikonsumsi oleh masyarakat melainkan dipendam dan dibakar agar dapat menghentikan penyebaran virus ke babi lainnya karena virus ASF dapat menyebar melalui hewan, orang maupun barang.
Kabid Peternakan juga menghimbau agar babi yang mati tidak dikonsumsi oleh masyarakat melainkan dipendam dan dibakar agar dapat menghentikan penyebaran virus ke babi lainnya karena virus ASF dapat menyebar melalui hewan, orang maupun barang.
Artikel Terkait
Bantuan Ternak Babi Untuk Kelompok Tani di Ende Mati Sia-Sia
Tips Agar Babi Tidak Terinfeksi Virus ASF, Peternak Wajib Tahu!
Dalam Kurun Waktu Dua Pekan, Polres Karawang Berhasil Ringkus 12 Tersangka Kasus Narkotika
Bangun Apartemen di IKN, Pemerintah Pusat Siapkan Anggaran 9 Triliun Lebih
Woow Habiskan Anggaran 360 Trliliun, Proyek Strategis Nasional Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Aplikasi Identitas Kependudukan Digital Kabupaten Manggarai Resmi Diluncurkan
Angka Kematian Ibu dan Anak di Provinsi NTB Terus Menurun
Dampak Pencabutan PPKM, Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Meningkat Signifikan
Pemerintah Dorong Sejumlah Langkah Hadapi Dinamika Ekonomi Global 2023
Sekda NTB Hadiri Pengukuhan Pengurus Provinsi Kick Boxing NTB periode 2021-2025