IDENUSANTARA.COM- Suasana khusuk dan hening menyelimuti perkampungan Wolotopo.
Ratap tangis serta do"a dan lagu-lagu sembilu terdengar di sepanjang jalan.
Tampak puluhan serdadu sigap berjaga dengan tombak dan pedang di tangan. Perawakan mereka bengis dan kejam dibawah pimpinan utama Gonsaga Sado.
Tanpa ampun mereka menyeret pria berjubah putih.Tendangan serta cambukan terus menderanya.
"Bunuh dia!! Salibkan dia!!! Teriak mereka serentak di sepanjang jalan.
Peristiwa ini merupakan prosesi jalan salib mengenang penderitaan Yesus Kristus, yang kembali digelar oleh OMK St.Fransiskus Xaverius Wolotopo. Jumat (07/04/2023).
"Dia sangat sengsara. Saya tidak bisa bayangkan kalau itu anak saya" kata salah seorang ibu sambil menangis.
Pria berbaju putih itu dikenal sebagai Yesus yang diperankan kembali oleh Oktavianus Paskalis Pama anggota OMK dari Lingkungan 5 Pusat paroki Wolotopo.
Sebanyak 15 adegan diperankan kembali sejak Kamis malam yang dimulai dengan adegan penangkapan Yesus yang berlangsung di Gereja Paroki St. Fransiskus Xaverius Wolotopo.
Kemudian dilanjutkan dari halaman SDK Wolotopo menuju puncak bukit Kolo Ea sebagai puncak jalan salib.
Meski panas menyengat, dan berjalan ratusan meter umat tetap setia dalam mengikuti jalan salib diiringi lagu dan do"a.
Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga turut ambil bagian dari prosesi ini dengan penuh hikmat. Mereka juga tampak menangis dalam keluguan mereka.