Oleh : Natalia Trisnawati ( Mahasiswi Prodi PBSI Unika St. Paulus Ruteng, Kelas 2021BB)
Idenusantara.com-
Entahlah..kenapa malam ini sangat sepi.
Dimana diriku rapuh dan termenung sendiri.
Hanya menunggu kabar darimu.
Yang kembali sesaat dan terus menghilang.
Baca Juga: PUISI : Luka
Malam ini begitu sunyi terasa.
Disini hanya ada sebilah rindu.
Menemaniku hingga terlelap.
Mencari celah di ujung rasa.
Baca Juga: CERPEN: Tentang Kado Terindah
Tiada awan di langit yang tetap selamanya.
Begitu juga dengan mu yang tak selalu disampingku.
Kamu hadir diam-diam di kepala.
Akupun tak tahu bahwa kamu kembali.
Baca Juga: PUISI : Ayah
Sudahlah, hati tak bisa dipaksa.
Meski kamu kembali denganku.
Aku pun sadar tanpamu akupun bisa.
Seiring berjalannya waktu, hati ini berkata, kenapa aku harus sedih dengan semua itu.
Baca Juga: PUISI : Rintik Rindu
Natalia Trisnawati
Artikel Terkait
CERPEN : Cinta yang Tak Direstui
Cerpen : Tangisan Dalam Diam
PUISI : Rintik Rindu
PUISI : Hujan dan Kenangan
PUISI : Ayah
CERPEN: Tentang Kado Terindah
PUISI : Luka