Idenusantara.com-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Manggarai, ingatkan bupati dan wakil bupati manggarai timur yang baru dilantik agar bertindak tegas terhadap proyek peningkatan jalan Paka, Ntaur menuju pupung, kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Proyek Peningkatan Jalan Paka-Ntaur-Pupung yang menelan anggaran belasan miliar tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.Proyek ini dikerjakan PT Indoraya Jaya Perkasa dengan anggarannya sebesar Rp16.340.000.000,00.
Baca Juga: Soal Kasus Korupsi Pertamina, Erick Thohir; Bukan Kecolongan dan Bakal Review Total
Kepada media ini, pada Senin 3 Maret 2025 Ketua DPC GMNI Cabang Manggarai, Meldyani Yolfa Jaya, menilai proyek dengan anggaran Rp16.340.000,000,00,- itu mengalami kerusakan parah. Padahal baru selesai dikerjakan pada Oktober 2024 lalu.
"GMNI Manggarai mendesak pemerintah kabupaten manggarai timur, melaui dinas PUPR untuk perintahkan dan segerah tindak tegas pihak ketiga (Kontraktor) agar segera memperbaiki kembali proyek peningkatan jalan Paka, Ntaur menunju pupung," ungkap Yolfa
Ia juga menambahkan, sangat disayangkan proyek belum berusia satu tahun suda rusak parah, disini membutuhkan peran bupati sebagai pengguna anggaran agar segerah blacklist PT Indoraya Jaya Perkasa.
"Peran bupati sangatlah penting untuk segerah tertibkan semua kontraktor nakal yang bekerja tidak sesuai spesifikasi teknis. Yang menjadi korban masyarakat pengguna jalan, terlebih khusus masyarakat rana mese," jelas Yolfa.
Baca Juga: Kunjungi Pasar, Polisi Cek HargaBaca Juga: Vatikan Merilis Surat yang Ditulis Paus Fransiskus, Titip Pesan Damai ke Ukraina dan Ketersediaan Stok Bapokting di Labuan Bajo
Yolfa juga menuturkan, bupati Agas Andreas dan wakil bupati Tarsy Syukur jangan mengorbankan rakyat, itu uang rakyat bukan uang milik bupati, wakil bupati dan kontraktor.
Yolfa mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur agar segera blacklist PT Indoraya Jaya Perkasa.
"Kami mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur agar segera blacklist PT Indoraya Jaya Perkasa, dan bertanggung jawab atas pengerjaan jalan ini," ujarnya.
Baca Juga: Pemimpin Umum Umat Katolik Paus Fransiskis Menderita Sakit Pneumonia Ganda
Ketua GMNI Manggarai itu juga meminta kepada DPRD manggarai timur agar menjalankan fungsi pengawasan dengan baik dan bertanggungjawab kepada rakyat.
Yolfa juga mengharapkan agar bupati dan wakil bupati terpilih Agas Andreas dan Tarsy Syukur dalam menjalankan tugas lima tahun kedepan agar pertimbangkan dengan baik apalagi dengan adanya kebijakan pusat terkit Efisiensi anggaran.