Suara Flores - PT PLN (Persero) sukses mengalirkan listrik untuk 15 dusun yang tersebar di empat kabupaten di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"PLN terus berkomitmen mewujudkan energi berkeadilan, memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT I Gede Agung Sindu Putra Sabtu, (15/6/2024).
Sindu menjelaskan, lima belas dusun yang telah mendapatkan listrik PLN itu yakni Dusun Pong Sepang di Kabupaten Manggarai; Dusun Mabaraju, Sambikoe, Mausui-Lekolembo, Bonggirita, Kopalando, dan Cedeng di Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga: Horoskop Harian 17 Juni 2024: Taurus Wajib Konsentrasi, Gemini Temukan Peluang, Leo & Cancer Beruntung
Selanjutnya, kata Sindu, listrik juga sudah mengalir di Dusun Kampung Papa, Detukato, Detunaka, Detudenu, dan Done di Kabupaten Sikka, serta Dusun Nuawika, Niokeu dan Aemoka di Kabupaten Ende.
Sindu menyatakan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah, tak terkecuali NTT.
Pihaknya pun secara bertahap membangun jaringan listrik ke desa dan dusun di pelosok NTT untuk dapat dinikmati masyarakat.
Baca Juga: Upaya Polda NTT untuk Mewujudkan Pilkada 2024 yang Kondusif dan Tertib
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores Albertus Hendriyanto dalam keterangan yang diterima mengatakan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama terhadap listrik.
PLN pun berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk melakukan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, serta membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
"Tidak ada yang terlalu sulit atau terlalu jauh untuk dijangkau ketika tekad dan kerja keras bersatu," ucapnya.
Baca Juga: Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital
Berdasarkan data PLN per Mei 2024, persentase Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Pulau Flores telah mencapai 95,05 persen atau sebanyak 1.480 desa telah berlistrik PLN dari jumlah desa keseluruhan sebanyak 1.557 desa.
Capaian RDB yang hampir mencapai 100 persen itu merupakan wujud komitmen dari PLN untuk membuat semua desa di Pulau Flores yang terdiri dari delapan kabupaten berlistrik.
Angka persentase itu juga tidak berbeda jauh dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Pulau Flores yang telah mencapai angka 97,36 persen.
Baca Juga: Percepatan Proyek PLTP Atadei FTP-2 di Lembata, PLN UIP Nusra Laksanakan Rapat Ekspose Pelaksanaan Pengadaan Tanah
Berbagai upaya telah dilakukan PLN untuk meningkatkan RE dan RDB di Pulau Flores, diantaranya perluasan jaringan listrik ke desa-desa yang belum berlistrik secara bertahap, serta pemasangan PLTS Komunal di desa-desa yang terkendala akses jalan.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Gelar Aksi Bersih dan Olah Sampah di 54 Lokasi Se-Indonesia
Presiden Jokowi Tandai Pembangunan PLN Hub, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital di Jantung IKN
Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital
Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Srikandi PLN Bali-Nusra Turun Tangan Berantas Sampah Pantai Loang Baloq
PLN UIP Nusra Beri Pelatihan Social Media Marketing kepada UMKM Binaan PLN
PT PLN Gelar Rapat Ekspose Pengadaan Tanah Pembangunan PLTD Atadei
Percepatan Proyek PLTP Atadei FTP-2 di Lembata, PLN UIP Nusra Laksanakan Rapat Ekspose Pelaksanaan Pengadaan Tanah
Gunakan REC PLN, Pemkab Trenggalek Jadi Inisiator Penggunaan Energi Bersih di Lingkungan Pemerintah Daerah di Jatim
Dorong Hilirisasi, PLN Pasok Daya 170 MVA Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik
Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik