IDENUSANTARA.COM - Profesi sebagai petani profesional saat ini bisa mendapatkan banyak penghasilan yang sangat menggiurkan.
Baca Juga: UNADRI Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru dan Transfer Bebas Biaya Pembangunan
Menjadi petani profesional kini bukan lagi hanya orang-orang yang berdomisili di kampung yang memiliki lahan saja, namun masyarakat yang lahir, besar dan hidup di perkotaan pun bisa menjadi petani profesional.
Pantauan Tim Redaksi Idenusantara.com, Sabtu (5/8/2023) terlihat satu keluarga warga Jalan Salak Sikumana Kota Kupang, menjadi petani Profesional dan mendapatkan banyak penghasilan dari bekerja sebagai petani Profesional.
Baca Juga: Analis Kredit Bank NTT DitetapkanTersangka, Siapa Lagi Tersangka Berikut?
Sebut saja keluarga Jhon Lakapu warga Jalan Salak Sikumana berhasil menyulap lahan tidur seluas kurang lebih 2 Ha menjadi Kebun sayur di Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang NTT.
Jhon Lakapu beserta keluarganya menjadi petani profesional berhasil merubah lahan tidur milik warga di Desa Oelomin tersebut, menjadi lahan produktif melalui penanaman berbagai jenis sayur-sayuran dan jagung.
Menurut salah satu menantu Jhon Lakapu ketika ditanya apakah lahan milik sendiri, dikatakan lahan tersebut disewa dari pemilik tanah warga Desa Oelomin Kabupaten Kupang.
Menurutnya, Tanah disewa keluarga Lakapu dengan cara bertanggung jawab setiap pematang oleh masing-masing anak bahkan lebih dari satu setiap pematang.
Istri dari Luis Lakapu yang berprofesi sebagai pekerja kantoran, Ia menuturkan Ia terlibat setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu untuk membantu suami dan menantunya demi melancarkan aktifitas sebagai petani profesional.
Lebih lanjut Istri Luis Lakapu mengungkapkan, proses dalam merubah lahan tidur menjadi lahan produktif tersebut secara tradisional yakni dicangkul oleh keluarganya sendiri.
Selain itu, sumur pada setiap pematang pun dikerjalan atau digali secara manual guna mengairi kebun yang kini sudah produktif.
Pantauan Redaksi IdeNusantara, terlihat pengunjung mendatangi langsung ke kebun untuk berbelanja sayur guna berkebutuhan rumah tangga maupun untuk dijual lagi.
Artikel Terkait
Duh! Penimbun Minyakita Tak Bersalah, Ini Kata Mendag Zulhas
Siswa di Kota Kupang Jalan Santai Kebugaran Gembira
Praktek IMEI Seperti Fenomena Gunung Es
Pak Mahfud Akan Fasilitasi Ortu Sultan dengan Bali Tower"
Prakiraan Cuaca 6 Agustus 2023 Jakarta