hukrim

Tragedi Tenggelamnya Kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:49 WIB
Foto ilustrasi tenggelamnya kapal putri sakinah (Istimewa)

Prosesi Tahap II yang berlangsung dari pukul 14.30 hingga 15.30 Wita tersebut mencakup verifikasi identitas tersangka serta penyerahan dokumen kapal dan material pendukung lainnya. Dalam upaya membongkar tuntas kasus ini, penyidik telah memeriksa setidaknya 18 orang saksi, termasuk keterangan dari para ahli.

"Sejumlah barang bukti perkara ini juga kami serahkan ke pihak kejaksaan. Di antaranya berupa dokumen kapal dan dokumen perjalanan," tambah AKP Lufthi.

Rampungnya berkas perkara ini, menurut Lufthi, merupakan bukti nyata komitmen Polres Manggarai Barat dalam menangani kasus secara serius dan tanpa kompromi. Ia menegaskan bahwa keadilan bagi para korban adalah prioritas utama.

"Ini menjadi komitmen Polres Manggarai Barat, membuktikan penyidik bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel," tuturnya.

Peringatan Keras bagi Industri Pariwisata

Selain mengapresiasi dukungan masyarakat dalam pengungkapan kasus ini, AKP Lufthi juga mengeluarkan pesan tajam bagi para pelaku industri jasa wisata dan transportasi laut di kawasan Labuan Bajo. Tragedi ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperketat standar keamanan.

Baca Juga: Kapolres Manggarai Barat Hadiri Peresmian Kantor Baru Bea Cukai Labuan Bajo

"Penyerahan berkas perkara ini adalah peringatan keras bagi pelaku industri pelayaran untuk selalu mengedepankan safety first. Keselamatan penumpang tidak bisa ditawar," pungkasnya dengan nada tegas.

Diketahui, kapal wisata bernama Putri Sakinah dengan tipe Kapal Layar Motor (KLM) yang berukuran 27 Gross Tonnage (GT) itu mengangkut sebanyak 11 orang penumpang, terdiri dari 6 wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata dan 4 anak buah kapal (ABK) termasuk Kapten kapal.

Hingga proses pencarian ditutup, total korban yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelamnya KLM. Putri Sakinah ialah sebanyak 3 orang. Kemudian 7 korban ditemukan selamat dan 1 lainnya dinyatakan hilang.

KLM. Putri Sakinah tenggelam saat berlayar dari Pulau Kambing menuju Pulau Komodo, tepatnya di Selat Padar. Cuaca buruk disertai gelombang tinggi menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal naas tersebut.

Kapal naas itu tenggelam di sebelah barat Pulau Flores pada titik koordinat 08°36'35.26"S - 119°36'42.84"E atau 23 Nautical Mile (Mil Laut) arah Barat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo.

Halaman:

Tags

Terkini