8. Thalasemia
Thalasemia disebabkan oleh mutasi gen yang memengaruhi produksi hemoglobin. Seseorang dapat menderita thalasemia jika satu atau kedua orang tuanya memiliki kondisi yang sama.
Gejala Anemia
Gejala anemia sangat bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Berikut ini adalah sejumlah gejala yang dapat muncul pada penderita anemia :
-Lemas dan cepat lelah
-Sakit kepala dan pusing
-Sering mengantuk, misalnya mengantuk setelah makan
-Kulit terlihat pucat atau kekuningan
-Detak jantung tidak teratur
-Napas pendek
-Nyeri dada
-Dingin di tangan dan kaki
-Gejala di atas awalnya sering tidak disadari oleh penderita, namun akan makin terasa seiring bertambah parahnya kondisi anemia.
Baca Juga: Waktu yang Tepat Minum Air Kelapa
Kapan harus ke dokter
Berkonsultasilah melalui Chat Bersama Dokter jika Anda mengalami gejala anemia yang telah disebutkan di atas. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mencegah kondisi memburuk.
Bila Anda menderita anemia dan memerlukan pengobatan jangka panjang atau bahkan rutin menerima transfusi darah, pastikan untuk kontrol rutin ke dokter untuk memantau perkembangan kondisi Anda.
Konsultasikan dengan dokter jika mengalami kondisi yang dapat menimbulkan anemia, seperti penyakit ginjal, gangguan menstruasi, kanker usus, atau wasir.
Pada ibu hamil, menurunnya Hb merupakan hal yang normal. Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin, periksakan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan. Dokter kandungan akan memberikan suplemen untuk mencegah anemia saat kehamilan.
Pada penderita kelainan genetik yang dapat menyebabkan anemia, seperti thalasemia, atau memiliki keluarga yang menderita penyakit tersebut, disarankan untuk berdiskusi dengan dokter sebelum menikah dan merencanakan kehamilan.