Pasien Dengan Diagnosa Anemia Berikut Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 13:30 WIB
Ilustrasi Hemoglobin (Foto: iStock)
Ilustrasi Hemoglobin (Foto: iStock)

Anemia aplastik

Pengobatannya adalah dengan transfusi darah untuk meningkatkan jumlah sel darah merah, atau transplantasi (cangkok) sumsum tulang bila sumsum tulang pasien tidak bisa lagi menghasilkan sel darah merah yang sehat.

Anemia hemolitik

Anemia hemolitik dapat diatasi dengan menghentikan konsumsi obat yang memicu anemia hemolitik, mengobati infeksi, dan mengonsumsi obat-obatan imunosupresan. atau pengangkatan limpa. Pada kasus anemia hemolitik yang parah, dokter akan melakukan pengangkatan limpa.

Anemia akibat penyakit kronis

Kondisi ini diatasi dengan mengobati penyakit yang mendasarinya. Pada kondisi tertentu, diperlukan transfusi darah dan suntik hormon eritropoietin untuk meningkatkan produksi sel darah merah.

Anemia sel sabit

Anemia sel sabit ditangani dengan pemberian suplemen zat besi dan asam folat, cangkok sumsum tulang, dan pemberian kemoterapi, seperti hydroxyurea. Dalam kondisi tertentu, dokter akan memberikan obat pereda nyeri dan antibiotik.

Thalassemia

Penanganan thalassemia bisa dengan transfusi darah, pemberian suplemen asam folat, pengangkatan limpa, dan cangkok sumsum tulang.

 

 

 

Komplikasi Anemia

Jika dibiarkan tanpa penanganan, anemia berisiko menyebabkan komplikasi serius, seperti:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Bangun Pagi yang Terbukti Secara Ilmiah

Senin, 12 Januari 2026 | 22:40 WIB

Sejumput Kebaikan di Malam yang Lapar

Jumat, 4 Juli 2025 | 05:17 WIB

Bahaya Tidur Kurang dari 7 Jam Sehari

Jumat, 13 Juni 2025 | 07:36 WIB

Manfaat Bangun Pagi untuk Fisik dan Mental

Senin, 19 Mei 2025 | 05:12 WIB
X