Listyo menyebut penugasan baru tersebut sebagai sebuah kehormatan dan menyatakan siap kembali memberikan pengabdian kepada bangsa.
Perubahan ini membuat pergantian Kapolri tidak hanya menjadi peristiwa di tubuh Polri, tetapi juga bagian dari perubahan susunan pejabat strategis pemerintahan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Palangka Raya Kembali Diselimuti Kabut Asap, 48 Warga Mulai Datangi Ruang Oksigen
Tongkat Komando Polri Beralih
Setelah DPR menyetujui pemberhentian Listyo Sigit dan pengangkatan Suyudi Ario Seto, proses pergantian akhirnya memasuki tahap akhir.
Suyudi kemudian resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto. Pergantian tersebut menandai beralihnya tongkat komando kepolisian kepada pimpinan baru.
Bagi Polri, perubahan kepemimpinan ini menjadi awal dari fase baru. Sementara bagi Listyo Sigit, perpindahan dari kursi Kapolri menuju posisi Kepala Staf Kepresidenan membuka babak baru pengabdiannya di pemerintahan.
Dengan seluruh tahapan telah dilalui melalui mekanisme Presiden dan DPR, kepemimpinan Polri kini resmi memasuki era baru di bawah Suyudi Ario Seto.***
Artikel Terkait
Kabar Baik Pejuang NIP! Pemerintah Siapkan 139 Ribu Formasi CPNS Guru pada 2027
Penempatan Manajer KDMP Jauh dari Domisili Jadi Sorotan, Pemerintah Ungkap Alasan dan Sistemnya
Kekeringan Makin Meluas di Jawa Barat, Belasan Ribu Hektare Sawah Terancam dan Ratusan Ribu Warga Krisis Air
Bukan Kemenhan atau Polri, BGN Dapat Anggaran Terbesar di 2027 Capai Rp240,2 Triliun
Gaji Pensiunan PNS Oktober 2026 Mulai Dibayar, Golongan IV/e Punya Batas Atas hingga Rp4,95 Juta