Menurut Margareta, Jalan yang baik akan mempermudah distribusi barang dan jasa, membuka akses ke daerah lain , dan meningkatkan mobilitas penduduk.
"Jika dalam pelaksanaan pembangunannya tidak untuk memenuhi tujuan utama dari pembangunanan itu namun untuk kepentingan provit pelaksana proyek maka akan berdampak signifikaan pada kualitas pembangunan. Jika itu terlihat maka ini bukan hanya tentang kelalaian, ini adalah dugaan korupsi yang merugikan masyarakat," Ungkapnya
Dirinya menegaskan kalau penegak hukum harus bertindak cepat dan tegas. Jika tidak ada tindakan, ini akan menjadi preseden buruk bagi proyek infrastruktur lainnya di masa mendatang.
"Penegak Hukum harus tegas bertindak cepat dan tegas. Jika tidak ada tindkaan ini akan menjadi preseden buruk bagi proyek infrastruktur lainnya di masa mendatang," Tegas Margareta Kartika saat berbicara pada media ini jumat (2/5/2025).
Diduga adanya pembiaran terhadap beberapa kualitas jalan
Jika retak lelah dan deformasi dibiarkan saja, maka ketika musim hujan bisa dipastikan air akan masuk ke dalam retakan dan mengubah retakan menjadi lubang yang semakin lama semakin besar. Karena itu sebaiknya begitu terjadi retak lelah dan deformasi, perbaikan harus segera dilakukan dengan penambalan-penambalan.
Retak
Ada berbagai jenis retak yang bisa terjadi pada jalan perkerasan aspal, antara lain retak kulit buaya, retak pinggir, retak sambungan bahu, retak refleksi, retak susut, dan retak slip. Salah satu faktor terbesar penyebab retak tersebut adalah buruknya sistem drainase jalan. Karena itu, solusinya tak cukup hanya dengan menambal retakan-retakan yang ada. Sistem drainase perlu dibangun sehingga jenis kerusakan yang sama tidak terjadi lagi.
Lubang-lubang
Kerusakan jalan aspal berupa lubang-lubang dapat terjadi ketika retakan-retakan dibiarkan tanpa perbaikan sehingga akhirnya air meresap dan membuat rapuh lapisan-lapisan jalan. Lubang-lubang yang awalnya kecil ini bisa berkembang menjadi lubang-lubang berukuran besar yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Stripping
Kerusakan stripping atau pengelupasan lapisan permukaan dapat terjadi dikarenakan kurangnya ikatan antara lapisan bawah jalan dan lapisan permukaan, atau lapisan permukaan yang terlampau tipis.
Artikel Terkait
Kejati NTT Berhasil Selamatkan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah dari Kasus Korupsi CV Jaya Adi Pramana
Didesak Usut Kasus Dugaan Korupsi Jalan Labuan Bajo Malawatar Kota Ruteng, Kejati NTT: Tunggu Infonya Ya