Polsek Negara Batin diduga sudah diberi jatah setoran judi sabung ayam Rp 1 juta per hari. Selain itu, ada tambahan uang bensin, uang rokok, dan lain-lain sehingga total setoran mencapai Rp 2,5 juta per hari.
Namun, mereka diduga meminta setoran ditambah menjadi Rp 20 juta per hari.
Akan tetapi, anggota TNI yang diduga mengelola lokasi judi sabung ayam tidak mampu menyanggupi permintaan tersebut.
Oleh karena itu, Kepala Polsek Negara Batin diduga mengancam akan membawa pasukannya menggerebek lokasi perjudian tersebut.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Tindak Mafia Tanah Hingga Hutan.
”Lalu, jawab oknum TNI silakan. Oh, ternyata Pak Kapolsek maunya makan besar, akibatnya nyawa melayang,” tertulis dalam video Tiktok yang sudah disaksikan 646.300 kali per Kamis (20/3/2025) pukul 01.48 WIB tersebut.
Kapolsek Negara Batin dan 2 Anggotanya Tewas
Sebelumnya, diberitakan tiga anggota kepolisian dari Polsek Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, dilaporkan meninggal dunia saat melakukan penggerebekan terhadap lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.50 WIB.
Salah satu korban yang meninggal dunia adalah Kapolsek Negara Batin, Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar (Kombes) Yuni Iswandari, mengonfirmasi informasi tersebut.
"Satu korban adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto," kata Yuni saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin malam.
Selain Iptu Lusiyanto, dua anggota lainnya yang turut gugur dalam insiden tersebut adalah Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta.
Mereka tewas di lokasi dengan luka tembak di bagian tubuh yang berbeda.
Baca Juga: RUU TNI dan Polri: Publik Diundang untuk Sampaikan Masukan ke Kemenko Polhukam
Kapolsek Iptu Lusiyanto mengalami luka tembak di bagian dada kanan dengan proyektil peluru ditemukan di rongga dada sebelah kiri.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Minta TNI-Polri Kawal Pembangunan di Tanah Papua
TNI Dianggap Hanya Mau Jabatan Sipil, Saat Korupsi Tak Mau Diadili di Peradilan Sipil, Ini Tanggapan Danpuspom
Kapolda NTT dan Pa Sahli KASAD Tanam Pohon Cendana diLapangan Asrama TNI AD Kuanino
Mahasiswa Kimia FKIP Undana Ajak Seluruh Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai dan Apresiasi Netralitas TNI Polri
TNI Berperan Aktif dalam Rehabilitasi 10 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kupang
TNI Kepung KKB yang Tembak Sopir Angkot di Paniai: Menegakkan Keadilan dan Keamanan di Papua
RUU TNI dan Polri: Publik Diundang untuk Sampaikan Masukan ke Kemenko Polhukam
Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Tindak Mafia Tanah Hingga Hutan.
Bambang Soesatyo Mendukung Penuh Presiden Prabowo Dorong TNI-Polri Perkuat Ketahanan Nasional
Tersapu Ombak, TNI-POLRI Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Roda Lembor Selatan