hukrim

PADMA Indonesia: Kekerasan Oleh OPM Terhadap Guru Asal Flores di Papua Merupakan Pelanggaran HAM Berat

Senin, 24 Maret 2025 | 11:19 WIB
Gabriel Goa, ketua PADMA Indinesia (Foto: suraburuh.com)

"Ina bale Nagi iko Samana Santa di Kota Reinha Larantuka. RIP Ina bahagia Abadi di Rumah Tuan Deo dan Tuan Ma," Gabriel Goa, Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA

Dilansir dari detikSulsel, TNI mengklarifikasi data korban tewas akibat serangan OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan. Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III melaporkan aksi OPM tersebut menyebabkan seorang guru tewas dan enam guru lain luka-luka.

Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf Gustiawan, mengatakan para guru menjadi korban setelah tempatnya mengajar dibakar OPM pada Jumat (21/3/2025) pukul 17.00 WIT. Insiden ini menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat setempat, terutama tenaga pendidik dan siswa.

"Korban sebanyak tujuh orang, yang diketahui salah satunya bernama ibu Rosalina usia 30 tahun, ditemukan tewas dengan luka mengenaskan akibat kekerasan," kata Gustiawan dalam keterangannya, Minggu (23/3/2025).

"Sementara itu tiga orang lainnya mengalami luka berat, yaitu Bapak Vidi, Bapak Cosmas dan Ibu Tari dan tiga orang luka ringan, yaitu Ibu Vanti, Ibu Paskalia dan Ibu Irmawati," tambah Gustiawan.

Halaman:

Tags

Terkini