PADMA Indonesia: Kekerasan Oleh OPM Terhadap Guru Asal Flores di Papua Merupakan Pelanggaran HAM Berat

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 11:19 WIB
Gabriel Goa, ketua PADMA Indinesia  (Foto: suraburuh.com)
Gabriel Goa, ketua PADMA Indinesia (Foto: suraburuh.com)

NTT, idenusantara.com - Rosalina Berek Sogen (30), guru asal Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas diserang oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Yahukimo, Papua Pegunungan. Rosalina mendedikasikan diri sebagai guru di Papua sejak 2022.

Kasus tewasnya Rosalina Berek Sogen telah menjadi perhatian publik. 

Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA, Gabriel Goa menyebut tindakan kekerasan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap tenaga guru di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, merupakan pelecehan terhadap harkat dan martabat perempuan papua yang melahirkan mereka. 

"Perbuatan OPM tersebut merupakan pelecehan terhadap harkat dan martabat perempuan papua yang melahirkan mereka, " Kata ketua dewan pembina padama Indonesia senin, 24 Maret 2025

Menurut Gabriel, Kematian tragis Ina Rosalia Rerek Sogen asal Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan korban Kekerasan keji yang dilakukan OPM. Pelaku Kejahatan Kemanusiaan di bumi Cendrawasih wajib dikutuk keras karena dilakukan terhadap Perempuan. 

Baca Juga: Majelis Rakyat Papua Tagih Janji Jokowi Bangun Istana di Jayapura

Berikut pernyataan sikap Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) yang diterima media ini pada senin, 24 maret 2025

Terpanggil nurani untuk membela dan menyuarakan Suara Perempuan voice of the voiceless Korban Kekerasan Pelaku Kejahatan Kemanusiaan di bumi cendrawasih Papua. 

1. Mengutuk keras Pelaku Kejahatan Kekerasan Terhadap Perempuan Nusa Tenggara Timur di Bumi Cendrawasih Papua. 

2. mendesak Dewan Ham PBB untuk melakukan pemantau sekaligus menindak tegas Pelaku Kejahatan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Masyarakat Sipil di Papua. 

Rosalina Berek Sogen (30), guru asal Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, NTT, yang tewas diserang OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Rosalina Berek Sogen (30), guru asal Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, NTT, yang tewas diserang OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Tangkapan layar You Tube Tribuntimur)

3. mengingatkan keras kepada OPM dan TNI/POLRI untuk tidak melakukan KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK serta MASYARAKAT SIPIL karena itu bukti kuat PELANGGARAN HAM BERAT. 

Baca Juga: TNI Kepung KKB yang Tembak Sopir Angkot di Paniai: Menegakkan Keadilan dan Keamanan di Papua

4. Mendesak Bupati Kabupaten Yahukimo untuk mengantar jenazah PAHLAWAN KEMANUSIAAN kembali ke Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X