Gelar Kunjungan Kerja ke TTU, Gubernur NTT Tinjau Area Produksi Pangan

photo author
Gabrin Anggur, Ide Nusantara
- Rabu, 12 April 2023 | 23:26 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan panen raya padi Ciherang di Kabupaten TTU. Foto (Istimewa)
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan panen raya padi Ciherang di Kabupaten TTU. Foto (Istimewa)

Terkait pupuk, Gubernur mengatakan bahwa selain didatangkan dari luar, kita juga harus menghasilkan pupuk sendiri. Untuk itu perlu adanya tim baik dari dinas terkait dari provinsi dan kabupaten, atau dari universitas dan sekolah-sekolah yang mampu ataupun gereja-gereja yang mampu untuk menghasilkan pupuk terbaik selain pupuk urea agar dapat menyelesaikan masalah ketergantungan terhadap industri pupuk.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Kabupaten TTU, Gubernur VBL Tinjau Pos Lintas Batas Negara Napan


“Berkaitan dengan tindik sapi itu sangat menolong kita agar tidak dicuri. Seluruh ternak harus dikandangkan sehingga tidak mengganggu dan merusak semua tanaman. Harus ada keterlibatan pihak aparat dalam mengamankan dan menertibkan semua ternak yang merusak tanaman”, jelas Gubernur.

Mendukung hal tersebut Kadis Pertanian Provinsi NTT memberikan alternatif solusi dengan mengintegrasikan hasil tani dengan ternak, jerami setelah panen diawetkan menjadi silase untuk pakan ternak sehingga ternak dapat dikandangkan dan mengantisipasi kekurangan pakan di musim kemarau.

Diakhir diskusinya, Gubernur memberikan catatan penting kepada Bupati agar segera menindaklanjuti ekosistem untuk pakan ternak, skema pembuatan pupuk sudah bisa berjalan, dan segera mengusulkan proposal jalan usaha tani serta saluran-saluran tersier yang bisa kita intervensi.

Baca Juga: Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San, Ajak Umat Supaya Belajar Rendah Hati dan Lebih Banyak Melayani

Mengakhiri kunjungan kerjanya di TTU, Gubernur beserta rombongan langsung menuju peninjauan sorgum milik Kelompok Tani Mena Jaya dan peninjauan lokasi peternakan ayam petelur milik CV. Planet Farm dengan luas lahan 5 hektare dengan produksi telur 90,22 ton/bulan. Tidak hanya itu, Gubernur juga menyaksikan langsung pengguntingan pita oleh Bupati TTU dan penyerahan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) Tingkat I oleh Pemerintah Provinsi NTT kepada Pemilik CV. Planet Farm, dan catatan penting dari Gubernur, setelah ini hasil produk telur sudah bisa diekspor ke RDTL.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gabrin Anggur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X