Lebih lanjut PLN akan membangun renewable energy zone sebagai pusat riset, pusat bisnis, pusat pendidikan dan inovasi energi baru terbarukan, dimana akan melakukan kolaborasi dengan seluruh mitra terbaik yang tergabung dalam sebuah ekosistem besar.
Tak hanya itu, untuk menopang kebutuhan listrik hijau di IKN Nusantara, nantinya PLN juga akan memetakan dan memanfaatkan potensi hidro yang ada di sekitar IKN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas sampai dengan 1.000 MW.
Dengan begitu, sistem kelistrikan IKN Nusantara 100 persen akan berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) yang juga sesuai dengan komitmen PLN mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.
"Komitmen PLN menghadirkan listrik yang tidak hanya andal untuk Ibu Kota Baru, tetapi juga bersih sejalan dengan target Net Zero Emissions dalam rangka memanfaatkan potensi energi bersih di Indonesia demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya,” pungkas Darmawan.
Baca Juga: Bawaslu Ende Apresiasi Media Sebagai Aktor Utama Mewujudkan Pemilu Berkualitas
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dengan Otorita Ibu Kota Negara terkait dengan pengembangan Green National Capacity City melalui pembangunan ekosistem ketenagalistrikan terintegrasi untuk Ibu Kota Negara.
Artikel Terkait
KAMU IBU MILENIAL? BERIKUT TIPS MEMBERIKAN ASI EKSLUSIF
SEJENAK MELIRIK CAGAR WISATA PANTAI MBU'U WOLOTOPO NDONA
Polda NTT Gelar FGD Penguatan UMKM Dukung Pemilu Damai 2024
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Hironimus D. Ratidewe Beri Piagam Penghargaan kepada 30 Siswa Berprestasi
Kolaborasi STPM St. Ursula dan PLN UPK Flores Selamatkan Pantai Nabe Dari Ancaman Abrasi
ELIAS CIMA Si Anak Petani; Biografi, Karya dan Pengabdian
Pasca Penetapan DCT; Bawaslu Ende Ingatkan Parpol Tertibkan Alat Peraga dan Tidak Kampanye Sebelum Tahapannya