Langkah efisiensi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan belanja negara dan efektivitas penggunaan anggaran. Dengan pengelolaan yang tepat, belanja pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Suahasil juga melaporkan kondisi perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih perlu diwaspadai.
Ia menilai perekonomian domestik masih cukup tangguh. Oleh karena itu, kebijakan fiskal akan terus dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Fresh Graduate Bisa Melamar! SuperTop Supermarket Kupang Buka Rekrutmen Bartender hingga 28 Oktober
Pemerintah berharap peningkatan belanja APBN pada kuartal IV 2026 dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun. Pelaksanaan anggaran juga akan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, dan kredibilitas pengelolaan keuangan negara.***
Artikel Terkait
Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Ini Langkah dan Link Resminya
KLJ 2026 Rp900 Ribu untuk Lansia, Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2026? Simak Aturan Upah dan Faktor yang Menentukan Besarannya
Link BSU Kemnaker Tidak Bisa Diakses, Ini Penjelasan Resmi soal BSU 2026